Selasa, 10 Maret 2026

Berita Viral

Viral Jurnalis Wanita Direkam Pria Paruh Baya di KRL, Korban Kaget setelah Periksa Isi HP Pelaku

Wartawan magang Konteks.co.id diduga menjadi korban pelecehan di KRL Commuter Line Jakarta-Bogor.

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Viral Jurnalis Wanita Direkam Pria Paruh Baya di KRL, Korban Kaget setelah Periksa Isi HP Pelaku
Freepik
Ilustrasi - Seorang jurnalis wanita direkam oleh orang tak dikenal di KRL 

TRIBUNGORONTALO.COM – Wartawan magang Konteks.co.id diduga menjadi korban pelecehan di KRL Commuter Line Jakarta-Bogor.

Jurnalis perempuan berinsial QHS itu diketahui baru saja selesai meliput pada Selasa (16/7/2024).

Ia kemudian menaiki KRL menuju Kota Jakarta.

Namun selama perjalanan, korban rupanya diintai oleh pria paruh baya bernama IG (52).

IG merekam video korban di KRL. Aksi pelaku tepergok penumpang lain.

Korban pun diberi tahu bahwa dirinya sedang direkam seseorang.

"Selasa 16 Juli 2024 sekitar jam 20.15 WIB, saya naik KA dari arah Stasiun Duren Kalibata menuju Jakarta Kota. Saya duduk sendiri bermain HP dan memasang earphone, saya tidak memperhatikan sekeliling," ujar korban seperti dilansir WartaKota via Tribunnews.com, Minggu (21/7/2024).

"Ternyata saat kereta melaju dari Stasiun Manggarai menuju ke Cikini, seorang petugas KAI yang sudah selesai bertugas dan memakai jaket bangkit dan berdiri sambil bilang ke saya, 'Mbak, itu divideoin mba sama bapak ini'. Sambil menunjuk ke seorang pria separuh baya," sambung dia.

Ia lantas kaget dan bingung yang ternyata di seberangnya seorang bapak yang diketahui berusia paruh baya sedang memegang handphone dan memvideokan dirinya.

"Dari perdebatan antara petugas KA Komuter dengan pria tersebut, si bapak mengelak bahwa ada video saya di HP-nya. Saya mencoba untuk bertanya, "Coba saya lihat galeri bapak, apa benar bapak videokan saya?" Bapak itu langsung gemetar," ucapnya.

Setelah handphone (HP) terduga pelaku dicek, ternyata memang benar ada video korban di gerbong KRL Commuter Line.

"Setelah dicek, ternyata memang ada video saya. Bukan hanya satu video, melainkan ada tujuh video dengan rentang durasi 3-7 menit," katanya.

"Setelah mendapatkan bukti, beberapa petugas KAI dan sekuriti membantu mengamankan saya dan pelaku di Stasiun Jakarta Kota," imbuhnya.

"Saat berada di kantor sekuriti dan mengecek HP, kami semua melihat bahwa di HP bapak itu ternyata tidak hanya saya saja yang menjadi korban, tetapi banyak juga video korban lainnya," katanya.

"Lebih menjijikan lagi, di memori HP tersebut terdapat 300 lebih video porno," lanjut korban.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved