Viral Lokal
Kronologi Tewasnya Simon Daud, Warga Kayubulan Gorontalo Diduga Tersengat Listrik saat Banjir
Simon Daud (54), warga Kelurahan Kayubulan Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo diduga tewas tersengat listrik.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kerumunan-orang-menyaksik-warga-tewas-di-rumahnya-yang-tergenang-banjir-Sabtu-2072024.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Simon Daud (54), warga Kelurahan Kayubulan Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo diduga tewas tersengat listrik.
Peristiwa ini sempat menggemparkan warga sekitar.
Lantas, bagaimana kronologinya?
Doni Ishak, warga Kayubulan menceritakan pertemuannya dengan Simon menjelang akhir hayatnya.
Menurut Doni, insiden terjadi sekira pukul 15.00 Wita.
Saat itu, Doni sedang mandi bersama istrinya. Mereka sedang mengecek rumah yang terendam banjir.
Pada saat itu, ia melihat Simon berjalan kaki. Keduanya pun bertegur sapa.
Simon, kata Doni, ingin mengecek meteran listrik di rumahnya yang dimasuki air setinggi 1,55 meter.
Tak lama kemudian, Doni melihat Simon sudah tenggelam.
Doni bersama Umar Mopangga, warga sekitar, langsung melakukan pertolongan dengan menggunakan rakit.
Keduanya berhasil mengangkat Simon ke atas rakit, namun korban sudah dalam kondisi terlilit eceng gondok dan mulut berbusa.
"Menurut saksi, korban sempat meminta tolong, namun tak terselamatkan lagi," ujar Kapolsek Limboto Iptu Suprapto.
Polsek Limboto bersama tim INAFIS Polres Gorontalo segera melakukan evakuasi ke rumah sakit terdekat setelah menerima informasi tersebut.
"Tak ada tanda-tanda kekerasan, setelah sebelumnya dilakukan visum," tutupnya.
Jenazah Simon Daud sebelumnya disimpan di ruang jenazah RSUD Dunda Limboto Gorontalo.
Pihak keluarga disebut berencana memakamkan almarhum di Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo.