Banjir di Gorontalo
Korban Banjir Gorontalo Akan Dapat Rp60 Juta untuk Perbaiki Kerusakan Rumah, Begini Ketentuannya
Korban banjir di Gorontalo akan mendapatkan bantuan dana jutaan rupiah untuk memperbaiki kerusakan rumah.
Penulis: Fernandes Siallagan | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Daftar-kejadian-banjir-dan-longsor-di-Provinsi-Gorontalo-ffff.jpg)
Pada awal Augustus mendatang, Gorontalo akan memasuki musim panas. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir masalah banjir.
Akan tetapi, pada Desember 2024 hingga Januari 2025 memasuki musim penghujan.
"Yang harus kita waspadai adalah Desember dan Januari tahun 2024 dan 2025," tandasnya.
Baca juga: Korban Banjir Gorontalo Diminta Melapor ke Kantor Dinsos jika Ingin Dapat Bantuan, Ini Alamatnya
Dana Rp2 Miliar Disiapkan
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) gelontorkan bantuan tanggulangi darurat bencana di Provinsi Gorontalo sebesar Rp 2 miliar
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, menjelaskan bahwa jumlah tersebut merupakan jumlah secara keseluruhan dana dan bantuan logistik lainnya.
Bantuan tersebut akan diserahkan dalam dua tahap.
"Gorontalo kalau berbentuk uangnya saja kami dua tahap ya, mungkin kalau nilai keseluruhannya Rp 2 miliar lebih ya," kata Suharyanto kepada wartawan, Selasa (16/7/2024).
Dana tersebut diserahkan kepada para pegiat penanggulangan bencana, baik pemerintah daerah maupun forkopimda.
Agar para pegiat tersebut memiliki anggaran operasional dalam mengatasi bencana di Provinsi Gorontalo.
"Walaupun tidak banyak, paling tidak punya anggaran operasional," tambahnya.
Bantuan logistik yang diserahkan BNPB dengan total 24 jenis barang.
Nantinya, dana tersebut akan terus dievaluasi. Tergantung situasi tanggap darurat bencana di Provinsi Gorontalo.
Suharyanto berpesan bahwa pemberian dana ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam masalah yang dihadapi masyarakat.
"Jadi masyarakat tidak akan dibiarkan menderita sendiri. Walaupun kita di pusat tidak terkena langsung, tapi kita di pusat turut merasakan," tandasnya.