Senin, 16 Maret 2026

Berita Orang Hilang

Pencarian Korban Hanyut di Bendungan Randangan Resmi Dihentikan Tim SAR, Keluarga Belum Menyerah

Pencarian terhadap korban hanyut Wiranto (21) di bendungan Randangan, Desa Ayula, Kecamatan Randangan

Tayang:
Penulis: Rahman Halid | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Pencarian Korban Hanyut di Bendungan Randangan Resmi Dihentikan Tim SAR, Keluarga Belum Menyerah
TribunGorontalo.com/Rahman
Karpos SAR Pohuwato, Heryanto Mohamad 

TRIBUNGORONTALO.COM, Pohuwato – Pencarian terhadap korban hanyut Wiranto (21) di bendungan Randangan, Desa Ayula, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, resmi dihentikan pada Selasa (16/07/2024).

Keputusan itu disampaikan langsung oleh Karpos SAR Pohuwato, Heryanto Mohamad.

Ia menjelaskan bahwa pencarian sebenarnya telah direncanakan dihentikan pada Minggu (14/07/2024). 

"Setelah pertimbangan dan upaya maksimal, kami memutuskan untuk menghentikan pencarian pada Selasa," ungkap Heryanto kepada TribunGorontalo.com, Selasa (16/07/2024).

Tim gabungan terdiri dari Basarnas Pohuwato, TNI, Polri, Satpol PP, BPBD Pohuwato, dan pemerintah Kecamatan Randangan menyusuri sungai sepanjang 10 km dari titik tenggelamnya Wiranto.

"Muara sungai hingga 10 km dari hanyutnya Wiranto kami telah ditelusuri tapi belum membuahkan hasil," paparnya.

Baca juga: Ibu Kandung Ungkap Perbedaan Perilaku Fadria Polimengo sebelum Dibunuh sang Kakak

Sementara itu, Heryanto menjelaskan bahwa pencarian dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Basarnas, yakni pencarian korban selama tujuh hari.

Namun, mengingat besarnya harapan keluarga, tim SAR Pohuwato menambah satu hari pencarian.

"Meski telah melakukan berbagai upaya, termasuk penyisiran di sekitar lokasi kejadian, tim belum berhasil menemukan tanda-tanda keberadaan korban," tandasnya.

Penghentian operasi pencarian korban menyisakan beban batin bagi keluarga dan kerabat korban.

Karmila Polontolo (22), kerabat korban, mengungkapkan masih berharap adik iparnya dapat ditemukan.

"Walaupun pencarian resmi dihentikan, kami sekeluarga akan terus berupaya mencarinya dengan menggunakan perahu," tutupnya. 

 

Ikuti Saluran WhatsApp TribunGorontalo untuk informasi dan berita menarik lainnya

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved