Longsor Tambang Emas Suwawa
Tinggalkan Agenda di Jakarta, Bupati Bone Bolango Besuk Keluarga Korban Longsor Tambang Suwawa
Bupati Bone Bolango, Merlan Uloli, meninjau langsung Posko SAR di Desa Tulabolo, Kecamatan Suwawa Timur pada Selasa (9/7/2024).
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Bupati-Bone-Bolango-Merlan-Uloli-menenangkan-keluarga-korban.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Bupati Bone Bolango, Merlan Uloli, meninjau langsung Posko SAR di Desa Tulabolo, Kecamatan Suwawa Timur pada Selasa (9/7/2024).
Bupati Merlan memantau jalannya proses evakuasi korban longsor di tambang emas Desa Tulabolo Timur, Kecamatan Suwawa Timur.
Setibanya di Bandara Udara Djalaluddin Gorontalo pada Selasa pagi, Merlan langsung menuju ke Posko SAR.
Bupati Merlan ingin memastikan para korban didata sesuai identitas mereka masing-masing.
Tak hanya itu, untuk tempat evakuasi korban yang meninggal pun turut diperhatikan.
Pantauan TribunGorontalo.com, Bupati perempuan pertama di Gorontalo itu, turun tangan langsung untuk mengatur tempat pemandian para jenazah.
Merlan memindahkan tempat pemandian jenazah yang awalnya berada di masjid tak jauh dari Posko SAR, dipindahkan ke Kantor Desa Poduwoma.
Pihaknya berkoordinasi dengan tim evakuasi maupun tenaga kesehatan.
Alasan lainnya, untuk mendekatkan tempat pendaratan helikopter yang mengangkut jenazah korban longsor dengan tempat pemandian jenazah.
Merlan juga membesuk keluarga korban terdampak longsor.
Ia memberikan motivasi dan semangat agar lebih bersabar atas insiden yang terjadi sejak Sabtu (6/7/2024) tersebut.
Bupati Bone Bolango menegaskan pemerintah daerah akan selalu membantu masyarakat.
Pada kesempatan itu, Merlan mengaku memiliki agenda tugas dinas di Jakarta dan Manado.
Namun, agenda tersebut ditolaknya. Sebab wilayah yang dipimpinnya saat ini sementara terkena musibah.
Merlan sebelumnya tengah berada di Jakarta pada Minggu (7/7/2024). Namun ia membatalkan semua agenda luar daerahnya. Ia pun memilih pulang lebih awal.