Jumat, 6 Maret 2026

Longsor Tambang Emas Suwawa

Cerita Dua Korban Selamat dari Longsor Tambang Emas Suwawa Gorontalo, 8 Jam Terjebak di Lubang

Dua pemuda selamat dari longsor tambang emas Suwawa Timur, Kabupaten Bonr Bolango, Provinsi Gorontalo.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Cerita Dua Korban Selamat dari Longsor Tambang Emas Suwawa Gorontalo, 8 Jam Terjebak di Lubang
TribunGorontalo.com
Zulpin Radjalawo dan Nofrianto Suleman korban longsor tambang Suwawa Timur, terjebak di dalam lubang selama 8 jam sebelum diselamatkan. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Dua pemuda selamat dari longsor tambang emas Suwawa Timur, Kabupaten Bonr Bolango, Provinsi Gorontalo.

Dua korban bernama Nofrianto Suleman (27) dan Zulpin Radjalawo (27) itu berdomisili di Desa Tulabolo, Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.

Keduanya diketahui bertahan hidup hanya bermodalkan air setengah botol dan kekuatan doa.

Awalnya Nofrianto dan Zulpin masuk ke dalam lubang untuk menambang emas pada Sabtu (6/7/2024) sekira pukul 21.00 Wita.

Dua jam setelahnya longsor pun terjadi.

Mereka lantas terjebak di dalam lubang tambang karena pintu masuk tertimbun material longsor. 

"Saat kami ingin keluar dari lubang tambang di malam hari, tiba-tiba longsor menutup jalan keluar. Jadi kami pasrah, tinggal menunggu bantuan," kata Nofrianto saat ditemui di kediaman kepala Desa Tulabolo, Senin (8/7/2024). 

Selama 8 jam itu, Nofrianto dan Zulpin harus bertahan hidup di dalam kegelapan dan kesempitan. Mereka berbagi air kemasan.

“Kami hanya punya setengah botol air. Kami harus menghematnya, minum sedikit demi sedikit agar tidak kehabisan tenaga,” lanjut Nofrianto. 

Mereka berteriak minta tolong. Namun suara hanya menggema.

Situasi penuh ketidakpastian dan ketakutan itu, kedua remaja ini memutuskan untuk berwudhu.

“Kami berwudhu dengan air yang mengalir dari luar dan masuk ke dalam lubang. Kami pasrahkan semuanya kepada Allah,” tutur Nofrianto. 

Setelahnya mereka sempat tertidur dengan posisi duduk di dalam lubang tambang berukuran 1 x 1 meter tersebut.

Namun tidur mereka tak nyenyak. Sesekali terdengar gemuruh guntur dan longsor dari dalam lubang. 

Saat mereka tertidur, kedua pemuda itu juga sempat mendengar suara teriakan dari luar lubang. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved