Berita Populer Hari Ini
7 Berita Populer Hari Ini Senin, 8 Juli 2024: Longsor di Tambang Suwawa, 5 Jenazah Teridentifikasi
Berikut 7 berita populer Gorontalo hari ini, Senin (8/7/2024). Eks jubir Bupati Gorontalo gelapkan mobil hingga longsor di tambang emas Suwawa.
Penulis: Redaksi | Editor: Tita Rumondor
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/7-Berita-populer-Gorontalo-hari-ini-Senin-8-Juli-2024.jpg)
Lokasi rumah tersebut berada tak jauh dari area muara Sungai Molotabu.
Saat diwawancarai TribunGorontalo.com, Sri Rahayu Buato, aparat Desa Bintalahe menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Minggu subuh
Meski sebelumnya kata Sri, rumah tersebut masih cukup jauh dari bibir muara, namun karena tergerus banjir, akhirnya mendekat ke arah rumah warga.
Rumah itu kata Sri, milik Muhamad Rahman, yang ditinggali sediktinya tujuh orang.
Pengendara Keluhkan Bau Sampah di Jalan Taman Ria Wongkaditi Gorontalo
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Bau tak sedap yang berasal dari tumpukan sampah dikeluhkan pengendara yang melalui Jalan di i Jalan Taman Ria, Kelurahan Wongkaditi, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo Sabtu (6/7/2024).
Sampah berupa plastik, dan sisa bahan makanan menjadi sumber utama dari bau yang tak sedap tersebut.
Amron, warga sekitar mengatakan sampah tersebut sudah beberapa hari tergeletak di tempat tersebut.
"Kami sudah coba meredam baunya dengan cara membakar," ujarnya kepada TribunGorontalo.com
Walaupun dengan cara dibakar kata Amron, masih ada saja masyarakat yang membuang sampah di tempat tersebut.
5 Jenazah Korban Longsor Tambang Suwawa Gorontalo Teridentifikasi Pihak RS Bhayangkara
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Lima orang jenazah korban longsor di Tambang Suwawa, Kabupaten Bone Bolango teridentifikasi pihak Rumah Sakit (RS) Bhayangkara
Sebelumnya jenazah yang belum teridentifikasi dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara di Kabupaten Gorontalo.
Para korban selanjutnya dilakukan tindakan bagian forensik dan medical legal.
"Total ada lima korban yang di sini, dan semua sudah teridentifikasi," ungkap Dirut RS. Bhayangkara, AKP Agung Darmawa, Senin (8/7/2024).
Agung menyebut, proses identifikasi dilakukan setelah melakukan pembersihan jenazah dan menyesuaikan identitas korban dari pihak keluarga.
(*)