Haji Gorontalo

Tangis Kakek Kadir Pulukadang Jemaah Haji Gorontalo, Ingat Istri Meninggal saat Hendak Berangkat

Cerita Kadir Pulukadang, seorang jemaah haji kloter 12 UPG saat Goorntalo yang tak mampu menahan tangis setiba di Asrama Haji Gorontalo, Selasa (2/7/2

Penulis: Rafiqatul Hinelo | Editor: Ponge Aldi
TRIBUNGORONTALO/RAFIQATUL HINELO
Kakek Kadir Pulukadang jemaah haji kloter 10 UPG tiba di Asrama Haji Gorontalo, disambut cucunya, seorang polisi, sambil menangis dan memeluk kakeknya. 

Sedihnya, kakek Kadir tahu kabar duka ini saat ia tengah melaksanakan ibadah Wukuf di Arafah.

"Bapak diberi tau, nanti saat tengah melaksanakan ibadah wukuf di Arafah," ucap Wati.

Sejak saat itu, sambung Wati, ayah terus menangis mengenang istrinya yang telah menghembuskan napas terakhir tidak tepat di sampingnya.

Meski begitu, keberkahan dan rasa syukur tampak terpancar dari senyum kakek Kadir di sela-sela tangis kesedihannya.

Senyum syukur, dan rasa haru juga tampak dari air muka anak-anaknya yang berdiri di samping kakek Kadir.

"Yang pasti kami senang, dan terharu, bapak sudah pulang dengan selamat," tutur Wati, anak keempat kakek Kadir, jemaah haji kloter 12 UPG, Kabupaten Gorontalo. (*/Rafika)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved