Selasa, 3 Maret 2026

Kebakaran di Kota Gorontalo

Penyebab Petugas Damkar Butuh 2 Jam Padamkan Kebakaran Rumah di Dungingi Kota Gorontalo

Petugas pemadam kebakaran (Damkar) butuh dua jam agar bisa padamkan api saat kebakaran rumah di Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo

Penulis: Fernandes Siallagan | Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto Penyebab Petugas Damkar Butuh 2 Jam Padamkan Kebakaran Rumah di Dungingi Kota Gorontalo
TRIBUNGORONTALO/FERNANDESSIALLAGAN
Petugas Damkar saat padamkan Kebakaran Rumah di Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo, Jumat (28/6/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Petugas pemadam kebakaran (Damkar) butuh dua jam agar bisa padamkan api saat kebakaran rumah di Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo Jumat (28/6/2024).

Menurut Damkar Kota Gorontalo durasi itu terhitung  lama mengingat bangunan terbakar satu unit rumah.

Adanya beberapa kendala sehingga waktu pemadaman terulur lebih lama.

Kepala Seksi Damkar Kota Gorontalo, Muhamad Luthfee mengatakan kendala utama yang dialaminya adalah sulitnya akses air.

Sebab di perumahan tersebut, lokasi kebakaran terjadi tidak ada hidran sebagai sumber saluran air.

"Ini yang menjadi kendala kami, di sini tidak ada hidran. Kami tidak kesulitan mencari air untuk memadamkan api," kata Lutfee kepada TribunGorontalo.com, Jumat (28/6/2024).

Pria yang sudah 17 tahun mengabdikan diri di damkar tersebut mengatakan, seharusnya setiap perumahan memiliki hidran.

Sebab salah satu syarat ramah bangunan dalam perumahan adalah hidran. Hal tersebut untuk mempercepat proses pemadaman.

Jika pemadaman tidak segera dilakukan, kebakaran berpotensi menyebar ke rumah-rumah lainnya.

Beruntung, salah satu warga memiliki sumur di rumahnya. Sehingga Damkar dapat memanfaatkan air tersebut.

"Alhamdulilah bisa memadai sumur tersebut untuk memadamkan api dan bara yang ada," tambahnya.

Lebih lanjut Luthfee menerangkan satu kendala lainnya adalah kebiasaan buruk warga.

Saat terjadi kebakaran warga menjadikannya sebagai bahan tontonan dan mengganggu aktifitas petugas damkar serta petugas berwajib dalam mengevakuasi.

Padahal seharusnya, ketika terjadi bencana seperti itu, menurut Luthfee warga harus menyelamatkan diri untuk menghindari dampak.

Seperti akan adanya ledakan tabung gas dan menghindari terkena alat pemadam kebakaran.
 
Itulah alasannya mengapa dibutuhkan durasi lebih lama dalam pemadaman tersebut. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved