Berita Viral
Pegawai Koperasi Tewas Dibunuh Nasabah usai Tagih Utang Rp10 Juta, Pelaku Punya Rumah Mewah
Seorang pegawai koperasi di Palembang, Sumatera Selatan bernama Anton Eka Saputra (25) dibunuh oleh seorang bos pemilik distro yang bernama Antoni.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Rumah-mewah-milik-Antoni-bos-distro-yang-bunuh-pegawai-koperasi.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Seorang pegawai koperasi di Palembang, Sumatera Selatan bernama Anton Eka Saputra (25) dibunuh oleh seorang bos pemilik distro yang bernama Antoni.
Saat ini, Antoni, yang adalah otak dari pembunuhan tersebut, berhasil melarikan diri dan kini menjadi buronan polisi.
Antoni melakukan pembunuhan karena utang sebesar Rp10 juta yang ditagih kepadanya.
Namun, kekayaan yang dimiliki oleh pelaku justru bertentangan dengan tindakannya tersebut.
Baca juga: Sebanyak 516 Kasus Perceraian Sepanjang 2023 Dikarenakan Judi Online
Setelah diselidiki, diketahui bahwa Antoni memiliki sebuah rumah mewah yang terletak di Kompleks Kehutanan Tiga Lorong Kelengkeng Raya, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Kota Palembang, Sumsel.
Rumah ini berdekatan dengan ruko distro miliknya, tempat di mana pembunuhan terjadi.
Saat ini, rumah mewah tersebut dibiarkan sepi setelah dipasangi garis polisi.
Baca juga: Peramal India Sebut 29 Juni 2024 Akhir Zaman, Ini Daftar Viral Prediksi Hari Kiamat
Menurut laporan dari TribunSumsel.com, seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya mengungkapkan bahwa rumah itu telah ditempati selama setahun terakhir.
"Baru satu tahun rumah ini dia tempati sama istrinya. Tiga tahun dibangun bertahap," ungkapnya saat dijumpai, Kamis (27/6/2024) dikutip dari Tribunnews.com.
Sebelum pindah ke rumah tersebut, Antoni dan istrinya tinggal di ruko distro yang telah mereka jalankan selama bertahun-tahun.
Baca juga: Viral Video Raffi Ahmad Berinvestasi Rp12 Miliar di Situs Judi Online, Cek Faktanya
"Dulu dia tinggal di ruko distro-nya itulah dan itu sewa."
"Karena mau cari tempat tinggal yang dekat dengan distro akhirnya dia bangun sendiri di sini," jelasnya.
Menurut tetangga Antoni, sejak 14 Juni 2024 lalu, pelaku pembunuhan beserta istrinya sudah tidak terlihat lagi.
"Saya berangkat mudik tanggal 14 Juni dan itu juga mereka sudah tidak terlihat lagi."
"Kami tidak menyangka, karena dia biasanya kalau distro lagi ramai tidur di sana. Kami menyangka dia tidur di sana," ucapnya.
Baca juga: Viral! Mualaf di Papua Bawa Babi untuk Kurban Iduladha, Netizen Bingung Mau Ketawa atau Terharu