Banjir Gorontalo
Kondisi Terkini Jalan Kancil Kelurahan Tenilo Kota Gorontalo usai Diterpa Banjir Bandang
Jalan Kancil di Kelurahan Tenilo, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo masih dalam kondisi memprihatinkan setelah diterpa banjir bandang pada Rabu
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kondisi-jalan-kancil-Kota-Gorontalo-pada-Kamis-2762024.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Jalan Kancil di Kelurahan Tenilo, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo masih dalam kondisi memprihatinkan setelah diterpa banjir bandang pada Rabu (26/6/2024).
Banjir yang disebabkan oleh hujan deras ini menyebabkan kerusakan parah terutama di bagian jalan.
Pantauan TribunGorontalo.com, sekira pukul 09.45 Wita jalan tersebut dipenuhi lumpur akibat banjir bandang.
Tumpukan bebatuan kerikil tutupi aspal jalan hingga akar-akar pohon terbawa arus banjir berada di bahu jalanan.
Terpantau juga beberapa warga yang rumahnya terdampak berkumpul di halaman masjid Jabal Nur untuk mengungsi sementara waktu.
Indri (31) seorang warga yang terdampak mengatakan, masjid tersebut memang diperuntukkan bagi masyarakat yang rumahnya terdampak dari banjar bandang kemarin.
Tak hanaya itu, bahkan warga yang merasakan sakit dan perlu bantuan dari pemerintah turut berkumpul juga di masjid itu.
"Iya memang masjid ini dijadikan posko sementara oleh aparat kelurahan," kata Indri.
Lurah Tenilo, Gamarudin Daud, turut membenarkan bahwa masjid tersebut memang dijadikan posko untuk sementara waktu. Pihaknya telah berkoordinasi bersama tamirul masjid.
"Iya betul, Masjid Jabal Nur dijadikan posko sementara, di situ kita memberikan pelayanan kesehatan dan mendistibusikan makanan cepat saji," jelas Gamarudin melalui sambungan telepon, Kamis (27/6/2024).
Selain itu, Gamarudin juga mengakui bahwa untuk makanan cepat saji telah didistribusikan oleh pemerintah kota sejak malam hari. Sehingga, masyarakat terdampak telah bernapas lega atas bantuan tersebut.
Kini, aparat kelurahan sementara berkoordinasi dengan pemerintah kota dan instansi terkait untuk membahas evakuasi jalan yang telah dipenuhi lumpu serta bebatuan kerikil itu.
Diberitakan sebelumnya, Lurah Kelurahan Tenilo, Gamarudin Daud menyatakan, bahwa banjir yang terjadi sejak sore hari sekira pukul 15.00 Wita, Rabu (26/6/2024) adalah yang paling terparah dibandingkan kejadian sebelumnya.
"Selama tiga tahun saya sebagai lurah di sini, ini banjir terparah yang pernah kami alami," kata Gamarudin.
Tiap kali hujan deras melanda Kota Gorontalo, Jalan Kancil tersebut memang sering dilanda banjir.
Air yang mengalir deras dari pegunungan menyebabkan banjir dan menggenangi kawasan tersebut.
"Penyebab dari banjir ini disebabkan dengan adanya kerusakan Cekdam yang berada di pegunungan yang berkisar hanya 100 meter dari lokasi banjir," jelasnya.
Adanya kerusakan Cekdam itu, Gamarudin meminta pertolongan kepada aparat pemerintah untuk membuatkan sementara parkir air. Sehingga, ketika hujan turun airnya bisa mengalir ke parkir air tersebut tak langsung menuju ke pemukiman warga.
Ia juga mengakui, bahwa pihak Balai Sungai telah meninjau Cekdam yang berada di pegunungan itu. Hingga otoritas terkait tersebut akan membangun kembali Cekdam yang telah rusak itu.
Tak hanya cekdam yang bakal diperbaiki, bahkan bakal dibangun juga saluran air menuju ke muara yang tepat berada di belakang lokasi kejadian.
"Jadi istilahnya dari hulu ke hilir, air yang dari gunung itu akan mengalir langsung ke muara melalui saluran yang akan dibangun itu," jelasnya.
Namun begitu, untuk membangun saluran air itu perlu mengorbankan dua rumah yang bakal menjadi lokasi pembangunan saluran.
Sebab, hanya dua rumah yang berada di Jalan Kancil itu yang bisa dialiri oleh air yang berada di gunung hingga menuju ke muara.
"Dua rumah ini mungkin nanti akan dibebaskan, jadi nanti kita akan relokasi sementara untuk pengerjaan saluran. Dan pembebasan dua rumah itu ganti untung," tegas dia.
==================================================
Ikuti Saluran WhatsApp TribunGorontalo untuk berita teraktual
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.