Jumat, 6 Maret 2026

Gorontalo Terkini

Wanita Asal Pohuwato Gorontalo Ilang Kabar Usai Diajak Kerja di Arab Saudi, Keluarga Panik

Sebab, kabar terakhir yang diterima oleh keluarganya, Fatma berada di Jakarta mengikuti pembekalan untuk ke negeri arab tersebut. 

Tayang:
Penulis: Rahman Halid | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Wanita Asal Pohuwato Gorontalo Ilang Kabar Usai Diajak Kerja di Arab Saudi, Keluarga Panik
TribunGorontalo.com
Azis Datau melapor ke Polres Pohuwato perihal anaknya, Fatma Datau yang bekerja ke Arab Saudi tanpa legalitas yang jelas, Jumat (22/06/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Pohuwato -- Seorang remaja asal Pohuwato, Gorontalo, hilang kabar usai mengabari akan bekerja di Arab Saudi

Wanita usia 26 tahun itu bernama Fatma Datau. Ia diduga jadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Arab Saudi.

Sebab, kabar terakhir yang diterima oleh keluarganya, Fatma berada di Jakarta mengikuti pembekalan untuk ke negeri arab tersebut. 

Masalahnya, sejak mengabari di Jakarta dan akan berangkat ke Arab Saudi, Fatma kini hilang kabar. Tak ada sama sekali informasi apakah dirinya jadi berangkat. 

Baca juga: Jadwal Kepulangan Jemaah Haji Gorontalo, Kloter 10 Tiba Senin 1 Juli 2024

Hal yang membuat keluarga sedih, bahwa kepergian Fatma ini sama sekali tanpa izin ke keluarga. 

Selama ini, Fatma memang sedang mencari pekerjaan. Keluarganya tahu jika dirinya berada di Kota Gorontalo. 

"Kami kaget anak saya, Fatma Datau, sudah berada di Jakarta akan berangkat ke Arab Saudi. Padahal keluarga dan orang tua tahu berada di Kota Gorontalo,” ujar Azis Datau (42), orang tua Fatma, Jumat (21/06/2024).

Kabar kepergian Fatma ke Arab Saudi ini semakin membuat keluarga cemas lantaran ia ikut agen yang baru dikenalnya di media sosial Facebook. 

Legalitas agen bernama bernama Cilly Lamapa, yang baru dikenalnya di media sosial itupun juga tidak jelas. 

"Fatma menjadi TKW tidak diketahui orang tua dan keluarganya, sedangkan surat pernyataan hanya ditandatangani oleh orang tua Ona," tutur Azis.

Setelah mengetahui putrinya menjadi TKW, Azis segera menelepon dengan niat untuk memulangkannya.

Namun, saat menelepon putrinya, agen mereka, Cilly Lamapa, tidak mengizinkannya karena Fatma sudah menandatangani surat pernyataan.

Baca juga: Jadwal Kepulangan Jemaah Haji Gorontalo, Kloter 10 Tiba Senin 1 Juli 2024

"Anak saya tidak dipulangkan lagi, dengan alasan sudah menandatangani surat pernyataan. Apabila memulangkan putrinya, orang tua harus membayar biaya tebusan," ungkap Azis.

Azis berharap pihak berwajib segera menemukan anaknya dan mencegahnya berangkat ke Arab Saudi demi keselamatan Fatma.

"Kami semua sangat berharap perwakilan Pemerintah Indonesia di Riyadh bisa membantu untuk menemukan dan memulangkan anak saya," tuturnya.

Atas kejadian ini, Azis bersama keluarga melaporkan kasus tersebut ke Polres Pohuwato karena mengirim TKW secara ilegal.

"Kami melapor atas nama Cilly Lamapa ke Polres Pohuwato, karena dia takut kalau kami melaporkan kejadian itu," tutupnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved