Insiden Jalan Putus Gorontalo
Kronologi Korban Jatuh ke Sungai saat Insiden Jalan Putus di Desa Monano Gorontalo
Basarnas Gorontalo mengungkapkan kronologi korban jatuh ke sungai saat insiden jalan putus di Desa Monano, Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Basarnas-Gorontalo-mencari-korban-yang-jatuh-ke-sungai-di-Desa-Monano-Kabupaten-Bone-Bolango.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Basarnas Gorontalo mengungkapkan kronologi korban jatuh ke sungai saat insiden jalan putus di Desa Monano, Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.
Kepala Kantor Basarnas Gorontalo, Heryanto menjelaskan, terkait kronologi insiden korban nyungsep ke aliran sungai di Jembatan Monano itu.
Menurutnya, korban yang nyungsep itu bernama Maskun Mantu (38) bermukim di Desa Ilomata, Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango.
Maskun merupakan seorang Master Ceremony (MC) yang sering mengisi acara-acara di berbagai pelosok desa di kabupaten tersebut.
"Menurut informasi yang kami dapatkan dari warga sekitar, korban merupakan seorang MC di wilayah itu," ungkap Heryanto saat ditemui di kantornya, Senin (24/6/2024).
Menurut informasi, sebelum kejadian, Maskun masih sempat mengisi acara yang berdekatan dengan lokasi tempat ia terjatuh pada Sabtu (22/6/2024) dini hari.
Saat ia hendak pulang ke kediamannya, Maskun menyalip truk yang memang sudah berhenti karena adanya jalan putus di jalur Jembatan Monano VI.
"Sempat supir truk memberikan kode ke korban untuk tidak melewati jembatan itu, tapi korban tidak melihatnya karena derasnya hujan, hingga ia terjatuh ke jalan yang putus itu," cerita Heryanto sesuai penjelasan seorang saksi mata.
Setelah kejadian, seorang supir truk yang menjadi saksi mata langsung melaporkannya ke aparat setempat untuk dilakukan pencarian terhadap korban.
Namun, Basarnas Gorontalo baru mendapatkan informasi atas kejadian itu nanti di pukul 08.55 Wita. Hingga, tim pencari korban tersebut bergegas mengerahkan personelnya untuk menuju ke lokasi kejadian sekira pukul 09.00 Wita.
"Setelah mendapatkan laporan itu, kami langsung bergegas menuju lokasi kejadian, hingga hari kemarin Minggu (23/6/2024) belum mendapatkan hasil," jelas Heryanto.
Kini, pencarian korban jatuh di jalan putus itu telah memasuki hari ke tiga. Basarnas Gorontalo masih melakukan pencarian dengan dibantu oleh personel TNI Polri, Tagana, BPBD, dan relawan lainnya.
Heryanto menjelaskan, kendala yang dialami Tim Gabungan dalam pencarian korban tersebut.
"Untuk kendala di lapangan masih terkait cuaca. Karena di lokasi kejadian sering terjadi hujan, hingga menyebabkan air keruh," tuturnya.
Berikut laporan Basarnas Gorontalo terkait pencarian Maskun seorang korban yang nyungsep di jalan putus dekat Jembatan Monano VI: