Gorontalo Terkini
Warga Kecewa Gagal Daftar Kajian Hanan Attaki di Gorontalo, Panitia Sister Till Jannah Respon Begini
Hal ini dikarenakan link pendaftaran Google Form yang baru dibagikan selama semenit, langsung ditutup karena kuota peserta telah terpenuhi.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Hanan-Attaki-di-Gorontalo_.jpg)
Terkait hal ini, ketua komunitas Sister Till Jannah merespon melalui siaran langsung.
"Link ini tidak satupun kami panitia mengetahuinya. Link kami tahu dan kami lihat pada saaat segera dibagikan," kata Irma Dk Ishak, ketua komunitas Sister Till Jannah dalam video yang diterima TribunGorontalo.com, Jumat (21/6/2024).
Ia membenarkan bahwa pendaftaran betul-betul penuh meski baru dua menit dibagikan. Hal itu dibuktikan dengan live yang dilakukan oleh panitia saat formulir dibagikan.
"Benar-benar real dibuktikan dengan banyak panitia melakukan live dan live itu menunjukan berapa jumlah peserta yang masuk," kata dia.
"Jadi kami buka di saat 17.02 Wita dan 17.04 Wita sudah penuh. Kami tidak satupun mengetahui siapa yang mendaftar dan dari mana asalnya," kata Irma.
Baca juga: Cerita Ilyas Hasan, Berdakwah di Gorontalo Lewat Bahasa Isyarat
Sebetulnya, kuota untuk kajian Hanan Attaki ini berjumlah 750 orang. Namun, hanya 300 orang saja yang dibuka dengan tiket gratis.
Sementara sisanya adalah sponsor. Karena itu, untuk warga yang tidak berhasil mendaftar, Irma memohon maaf.
"Kami menyimpulkan bisa jadi ini rezeki. Siapa yang menerima tiket free (gratis) adalah rezeki," tukas Irma. (*)