Iduladha Gorontalo

7 Ribu Hewan Kurban Disembelih Se-Gorontalo pada Iduladha 1445 H

Peningkatan jumlah hewan kurban ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Gorontalo yang semakin meningkat tiap tahunnya. 

|
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Wawan Akuba
I Wayan Ranawa
Hewan ternak dan kurban yang dimiliki seorang warga Kota Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Sebanyak 7 ribu hewan kurban disembelih Se-Provinsi Gorontalo pada Iduladha 1445 H

Data itu seperti catatan Dinas Peternakan Provinsi Gorontalo yang diungkapkan Averus Zainudin pada Selasa (18/6/2024).

Menurut Averus, bahwa tahun ini Provinsi Gorontalo memang mengalami surplus hewan ternak. 

Ia merinci, terdapat 26.100 hewan ternak di Provinsi Gorontalo. Jumlah itu sudah termasuk yang disembelih pada Iduladha. 

Kata Averus Zainudin, bahwa jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun lalu. 

Peningkatan tersebut hasilrogram pengembangan peternakan pihaknya selama beberapa tahun terakhir. 

"Kami telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan populasi ternak, salah satunya melalui program yang kami miliki," ujar Averus saat ditemui pada Selasa (18/6/2024). 

Puluhan ribu hewan kurban yang tersedia itu terdiri dari 2 jenis hewan, yaitu sapi dan kambing. 

Untuk sapi memiliki ketersediaan sebanyak 15.338 ekor, sementara kambing berjumlah 10.762 ekor. 

Averus juga menjelaskan, bahwa hewan ternak yang paling dominan dimiliki oleh para peternak di Gorontalo itu adalah sapi jenis bali dan madura. 

Sebab, kedua jenis sapi itu dinilai paling mudah untuk diternak dan tak mudah rentan terkena penyakit hewan. 

"Hewan ternak ataupun kurban paling banyak di Gorontalo itu adalah sapi bali dan madura. Karena kedua jenis ini tak mudah terkena penyakit dan gampang dipelihara," jelasnya. 

Kepala Bidang Peternakan itu juga mengakui, bahwa di tiap tahunnya, Provinsi Gorontalo sering mengirim ribuan hewan ternak menjelang hari raya idul adha untuk keluar daerah. 

Adapun daerah-daerah yang sering dikirimi hewan ternak oleh Provinsi Gorontalo itu meliputi Kalimantan Utara, Timur, Sulawesi Tengah dan Utara. 

"Kita memang setiap tahunnya itu mengirim hewan ternak sapi potong jantan keluar daerah," ujarnya. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved