Jumat, 6 Maret 2026

Idul Adha Gorontalo

2 Hewan Kurban di Gorontalo Terpapar Parasit Mematikan, Terpaksa Dimusnahkan

Fascioliasis, penyakit cacing hati yang disebabkan oleh cacing Fasciola sp., menjadi momok bagi ternak dan berpotensi membahayakan kesehatan manusia.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto 2 Hewan Kurban di Gorontalo Terpapar Parasit Mematikan, Terpaksa Dimusnahkan
dispangta surakarta
ILUSTRASI -- Organ tubuh sebuah hewan terpapar cacing hati. 

Cacing pipih berwarna abu-abu kehijauan hingga kecoklatan ini menyerang sapi, kerbau, kambing, dan domba. Hewan ternak terinfeksi melalui pakan, terutama rumput yang tercemar larva cacing.

Cacing dewasa kemudian bermigrasi ke hati, meninggalkan jejak kerusakan dan membahayakan kesehatan hewan.

Infeksi ringan Fascioliasis mungkin tidak menunjukkan gejala yang jelas. Namun, pada kasus yang parah, ternak akan mengalami lesu, nafsu makan turun, kurus, diare, anemia, dan pembengkakan pada rahang (bottle jaw).

Mencegah Fascioliasis pada hewan kurban dan melindungi konsumen dari bahaya penyakit ini menjadi tanggung jawab bersama. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan:

Pemberian obat cacing: Lakukan pemberian obat cacing secara rutin setiap 3 bulan sekali untuk memutus siklus hidup cacing.

Pembasmian siput: Siput merupakan inang perantara cacing Fasciola sp. Pembasmian siput dapat dilakukan dengan cara manual atau menggunakan pestisida.Pengolahan pakan yang tepat: Rumput untuk pakan sebaiknya dilayukan terlebih dahulu untuk membunuh metaserkaria atau larva cacing.

Hindari penggembalaan pagi hari: Metaserkaria cacing biasanya menempel pada rumput muda yang berembun. Hindari penggembalaan ternak di pagi hari untuk mengurangi risiko infeksi.

Memilih hewan kurban yang sehat dan bebas dari Fascioliasis merupakan langkah penting untuk memastikan keamanan daging kurban.

Lakukan pemeriksaan antemortem (sebelum penyembelihan) dan post mortem (setelah penyembelihan) oleh dokter hewan terpercaya.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved