Berita Nasional
Seorang Nenek Tewas Bersimbah Darah di Dalam Rumah, Diduga Dibacok Tetangga
Hanya saja, menurut keterangan yang beredar, motif pembunuhan neneknya itu dilatarbelakangi penebangan pohon pisang di sawah korban.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM – Seorang lansia bernama Nur Halima tewas bersimbah darah di dalam rumahnya.
Wanita 65 tahun itu tak tertolong. Sebab, saat ditemukan warga, ia sudah tidak bernyawa.
Dari luka-luka yang dialami, Nur Halima diduga menjadi korban pembacokan.
Namun, hingga berita ini dipublikasi, belum diketahui siapa pelaku.
Nur Halima sendiri merupakan warga Dusun Tengah, Desa Bremi, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo.
Saat ditemukan, Halima mengalami sejumlah luka sabetan senjata tajam (sajam).
BACA JUGA:
• 5 Fakta Bocah di Bekasi Dibunuh Tetangga: Ditemukan dalam Karung, Diduga Alami Kekerasan Seksual
• Update Kasus Seorang Ibu Cabuli Anak Kandung Sendiri, Kini Terungkap Penyebabnya
Belum diketahui pasti, namun B, seorang pria usia 50 tahun diduga menjadi pelaku pembacokan ini.
Setelah membacok korban, pelaku diduga melarikan diri, dan hingga saat ini masih belum ditangkap.
Kasatreskrim Polres Probolinggo, Iptu Putra Adi Fajar Winarsa mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Olah TKP kata Putra Adi, dilakukan bersama anggota Polsek Krucil dan Tim Inafis Polres Probolinggo.
"Masih belum kami bisa kami pastikan, karena sampai saat ini masih olah TKP. Sementara untuk korban sudah kami bawa ke Kamar Mayat RSUD Waluyo Jati Kraksaan Probolinggo," kata Iptu Putra Adi Fajar Winarsa.
"Mungkin setelah dari TKP, dan pemeriksaan korban di kamar mayat, kami sampaikan motifnya. Intinya, setelah sampai di lokasi, kondisi korban sudah meninggal dunia dengan beberapa luka bacok," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Nur-Halima-nenek-65-tahun-di-Kecamatan-Krucil.jpg)