Gorontalo Terkini
Gedung DPRD Gorontalo Utara Ambruk, Talang Air Beton Jatuh, Kini Gedung Digenangi Air Hujan
Video yang dibagikan melalui media sosial Facebook itu memperlihatkan talang air berbahan beton, jatuh menimpa atap gedung.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Gedung-DPRD-Gorontalo-Utara-ambruk-sejak-Senin-27-Mei-2024.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo Utara (Gorut) ambruk.
Video yang dibagikan melalui media sosial Facebook itu memperlihatkan talang air berbahan beton, jatuh menimpa atap gedung.
Dari penelususan postingan, kejadian ambruknya talang air ini dibagikan oleh user facebook, Indra Nodu.
"Talang ari gedung DPRD, ambruk ya. Ini sampe dengan mengenai (atap). Jatuh dia ini, jatuh!" kata Indra dalam narasi video yang ia posting pada Senin 27 Mei 2024.
Dalam videonya, Indra menyebutkan bahwa kondisi ambruknya talang air itu cukup membahayakan siapapun yang lalu layang di lokasi reruntuhan.
Baca juga: 2 Daerah Provinsi Gorontalo Belum Ada Penetapan Anggota DPRD Terpilih Pemilu 2024, Ini Alasannya
Bahkan, ia mengkhawatirkan terjadi runtuhan susulan yang akan terjadi karena hujan yang saat ini melanda wilayah tersebut.
"Ini sudah cukup membahayakan, jangan smpe ada yang parkir kendaraan, nanti hujan tertimpa lagi dengan material dari atas. Ini yang lain sudah jatuh di sini," ucap Indra sambil merekam puing-puing runtuhan di lokasi.
Hujan Deras
Hingga tiga hari sejak diinformasikan ambruk, kerusakan rupanya belum juga diperbaiki oleh otoritas setempat.
Melalui fitur video reels Facebook, Indra kembali membagikan update ambruknya kantor DPRD Gorontalo Utara pada Jumat 31 Mei 2024.
Terpantau, lokasi ambruk telah dipasangi garis polisi sebagai peringatan bahaya untuk warga yang melewati lokasi tersebut.
Indra pun memperlihatkan kondisi dalam ruang gedung wakil rakyat itu. Saat hujan, kondisinya makin mengkhawatirkan jika tak ditangani.
Gara-gara tertimpa talang berbahan beton, atap bagian samping gedung ambruk hingga plafon. Hal ini menciptakan lubang tembus pandang ke luar gedung.
Hujan deras yang mengguyur Gorontalo Utara pada Jumat pun leluasa masuk ke dalam gedung, membanjiri lantai.
"Ini hujan makin keras, makin banyak juga air yang masuk dalam kantor," ucap Indra sambil memperlihatkan genangan air setinggi mata kaki.
"Somo maso ini (akan masuk ini air) ke ruang Bapemperda dan ruang komisi tiga," ucap Indra.
Video Indra berdurasi 2,12 menit itu ditutup dengan memperlihatkan sejumlah petugas dan anggota sekretariat DPRD Gorontalo Utara tak bisa berbuat banyak.
Hanya terlihat beberapa ruangan dilapisi dus bekas untuk menyerat air. Namun tentu, air yang terus bertambah, tak bisa dibendung.
Hingga berita ini dirilis, belum ada konfirmasi dari otoritas terkait perihal ambruknya kantor DPRD Gorontalo Utara ini.
Namun informasinya, pihak sekretariat sudah menghubungi Pemerintah Gorontalo Utara untuk perbaikan.
Sebagai informasi, Gedung DPRD Gorontalo Utara berada di Kompleks Block Plan, Jl. Kusno Danupoyo, Desa Molingkapoto, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara Gorontalo.
DPRD Kabupaten Gorontalo Utara memiliki 25 anggota yang tersebar di 8 partai politik, dengan perolehan kursi terbanyak diraih oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.
Pimpinan DPRD Kabupaten Gorontalo Utara terdiri atas satu orang ketua dan dua orang wakil ketua yang berasal dari partai politik yang memiliki suara terbanyak di dewan.
Ketua, Djafar Ismail, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.
Wakil Ketua I, Drs. H. Roni Imran, Partai NasDem.
Wakil Ketua II, Hamzah Sidik Djibran, Partai Golongan Karya.
(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.