Senin, 9 Maret 2026

BPBD Kota Gorontalo

BPBD Kota Gorontalo Ungkap Lokasi Rawan Bencana, Bantaran Sungai Waspada Banjir

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Gorontalo mengungkapkan wilayah yang rawan bencana di Kota Gorontalo.

Tayang:
Penulis: Fernandes Siallagan | Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto BPBD Kota Gorontalo Ungkap Lokasi Rawan Bencana, Bantaran Sungai Waspada Banjir
TRIBUNGORONTALO/FERNANDESSIALLAGAN
Sekretaris BPBD Kota Gorontalo Hendry Ticoalu 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Gorontalo mengungkapkan wilayah yang rawan bencana di Kota Gorontalo,Provinsi Gorontalo

Daerah rawan pertama adalah bantaran sungai. Kota Gorontalo memiliki tiga sungai yaitu sungai Bone, Sungai Bolango, dan sungai Tamalate.

"Walau pun tidak semua daerah di bantaran sungai itu rawan, tapi masyarakat harus waspada terus," kata Hendry Ticoalu, Sekretaris BPBD Kota Gorontalo kepada TribunGorontalo.com, Rabu (29/5/2024).

Pihaknya mewaspadai masyarakat yang berada di bawah perbukitan di Gorontalo akibat potensi longsor dan erosi.

Pegunungan Kecamatan Dumbo sampai Pegunungan di Kecamatan Kota Barat dan Tanjung Keramat sampai Kelurahan Dembe Kota Gorontalo.

Saat ini perhatian BPBD menyoroti Kelurahan Tenilo Kecamatan Donggala karena sering terjadi erosi.

Bukan hanya sekadar air yang turun, termasuk tanah-tanah yang berasal dari pegunungan sekitar.

"Itu paling sering terjadi. Mungkin ada cek dam di atas yang belum dikeruk oleh pihak PU," tambahnya.

Sebelumnya area Tenilo sudah pernah dibersihkan dan saluran airnya dikeruk. Akan tetapi karena hujan, tanah tetap turun dari pegunungan.

Selain itu beberapa ruas jalan di Kota Gorontalo sering kali tergenang akibat saluran yang penuh.

Seperti di Jalan HB Jassin, Jalan Sudirman/Jalan Nani Wartabone, Jalan Palma, Jalan Jaksa Agung, sampai Jalan Pangeran Diponegoro.

Genangan ini diakibatkan kecilnya saluran sekunder (got) menuju saluran utama. Berbedanya ketinggian wilayah juga memberikan dampak menyalurnya air.

"Kejadian hujan begini bisa bikin pohon sering tumbang. Itu yang mewajibkan membuat kita (masyarakat) berhati-hati," tandasnya.

Diketahui selama 2021-2024 belum pernah terjadi bencana banjir besar dan longsor besar di Kota Gorontalo.

Terakhir pada 2020 silam yang membuat Kelurahan Ipilo, Kecamatan Kota Timur banjir dengan ketinggian selutut orang dewasa. (*)

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved