Kamis, 5 Maret 2026

Berita Viral

Tewas Membusuk di Dalam Toren Air, Diduga Devoy Sembunyi dari Incaran Polisi

Ternyata Devoy adalah satu dari daftar pencarian orang (DPO) kepolisian setempat.

Tayang:
Editor: Rafiqatul Hinelo
zoom-inlihat foto Tewas Membusuk di Dalam Toren Air, Diduga Devoy Sembunyi dari Incaran Polisi
Tribun Tengerang
Mayat ditemukan di dalam toren air, Tengerang Selatan. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Terungkap sosok mayat yang ditemukan di dalam toren air di Tangerang  Selatan.

Mayat tersebut bernama Devi Karmawan alias Devoy (27).

Melansir Tribunnews.com, rupanya Devoy adalah seorang bandar narkoba. 

Dugaan sementara, Devoy masuk bersembunyi di dalam toren air tersebut sebagai upaya menghindar dari incaran polisi.

Sebab, ternyata Devoy adalah satu dari daftar pencarian orang (DPO) kepolisian setempat terkait kasus narkoba. 

Ditambah lagi, satu pelaku peredaran narkoba Abdul Azis (AA) telah ditangkap sebelum penemuan mayat pria di dalam toren air tersebut.

“Kemungkinan seperti itu (menghindari penangkapan), mengingat saat AA menunjukkan rumah kosongnya di mana dan posisinya, pada saat mau ke rumah kosong itu, kami melewati rumahnya DK,” kata Bambang di Polsek Pondok Aren, Rabu (29/5/2024).

Menurut Bambang, setelah AA diinterogasi, pelaku menyampaikan bahwa yang bersangkutan itu mengambil barang diserahkan di rumahnya di D.

Bambang menyebut jika saat pihak kepolisian mendatangi rumah yang disebutkan pelaku, Devi tak lagi ada dikediamannya.

"Saat itu juga petugas Tim Opsnal mengarah ke rumah kosong itu yang awalnya diakui oleh si AA itu rumahnya di D itu. Saat itu juga kami kesana pukul 11 malam mengingat di rumah si D ini kosong langsung kita balik kanan, rumah itu dalam keadaan sepi kosong," sambungnya.

Oleh karena itu, Bambang menduga jika Devi masuk ke dalam toren air karena mengetahui bahwa pihak kepolisian sudah mengetahui keberadaannya.

"Kemungkinan seperti itu, mengingat bawa tersangka menunjukan rumah kosong, lewat rumah DK, kemungkinan yang bersangkutan masih ada reaksi menggunakan sabu, halu dan ketakutan," ujarnya.

Hingga saat ini masih terdapat dua pelaku buron yang tergabung dalam jaringan tersebut.

Dua pelaku buron kasus peredaran sabu itu masing-masing beridentitas Perong (P), dan Dwi (DK).

Untuk diketahui, AA merupakan kurir yang mengambil sabu di Cengkareng, Jakarta Barat, atas suruhan jaringan narkoba Devi, Perong (DPO), dan Dwi.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved