Orang Hilang di Gorontalo
Kesaksian Cucu Denari, Nenek Hilang di Kota Gorontalo: Tidur Bersama Lalu Pergi Entah ke Mana
Wanita akrab disapa nenek Denari itu dinyatakan hilang oleh keluarga sejak Selasa (28/5/2024) sekira pukul 00.30 Wita.
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Mohammad-Ramdhani-Hamim-cucu-nenek-Denari.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Beberapa waktu lalu viral di media sosial nenek hilang dari rumahnya.
Wanita akrab disapa nenek Denari itu dinyatakan hilang oleh keluarga sejak Selasa (28/5/2024) sekira pukul 00.30 Wita.
Mohammad Ramdhani Hamim, cucu nenek Denari, mengatakan saat itu dirinya tidur bersama nenek Denari.
"Iya, saya ada di sebelahnya," ujarnya kepada TribunGorontalo.com, Kamis (30/5/2024).
Ramdhani tertidur pula lebih dahulu. Ia tidur dalam keadaan tengkurap sehingga tidak sadar jika nenek Denari sudah tak berada di sampingnya.
"Saya bangun sekitaran jam setengah satu, saya lihat di samping sudah tidak ada dia (nenek Denari)," lanjutnya.
Kata Ramdhani, dia sempat mencari ke segala sisi rumah tapi tidak menemukan sang nenek. Ia lantas membangunkan tetangga dan menghubungi keluarganya.
Ramdhani mengaku melihat pintu belakang rumah sudah terbuka.
"Padahal pintu itu susah sekali dibuka," tandasnya.
Sebelumnya, Neni Mahmud, anak nenek Denari mengatakan saat itu tak satu pun keluarga mengetahui sang nenek keluar dari rumah.
"Tidak ada yang tahu, tidur semua," ujarnya kepada TribunGorontalo.com, Kamis (30/5/2024).
Menurut Neni, nenek Denari saat ini masih dalam keadaan sakit. Bahkan ia baru saja menjalani rawat inap.
Sebelumnya pihak keluarga menduga sang nenek pergi ke arah jalan.
Namun berdasarkan pantauan CCTV, tidak ada jejak dari nenek Denari.
"Di sebelah kan ada CCTV, ada cek juga tidak ada," ungkapnya.
Baca juga: Kronologi Hilangnya Nenek Denari di Sungai Bulango Gorontalo Saat Hujan Deras
Diduga jatuh ke sungai
Neni menduga nenek Denari pergi ke arah sungai tepat di belakang rumah mereka.
Hal itu diperkuat bukti pintu belakang rumah dalam keadaan terbuka.
Setelah berusaha mencari namun nenek Denari tak ditemukan, Neni melapor ke Polsek Kota Barat.
"Hari Selasa itu ada anjing pelacak dari pihak kepolisian," jelas Neni.
Anjing pelacak mula-mula mengendus baju bekas dari Nenek Denari. Tak lama anjing itu pun lari menyusuri bagian belakang rumah dan berhenti tepat di depan sungai.
"Itulah perdugaan kuat kita dia jatuh (ke sungai)," tuturnya.
Tim SAR turun tangan
Tim search and rescue (SAR) Basarnas Gorontalo turut mencari keberadaan nenek Denari.
Tim gabungan yang terdiri atas 14 anggota SAR, 9 personel BPBD Kota Gorontalo, 6 anggota Polsek Kota Barat, dan sejumlah masyarakat sipil, menyisir area Sungai Bulango.
"Kami menindaklanjuti laporan dari masyarakat yang sebelumnya dilaporkan ke Polsek Kota Barat, Kota Gorontalo," ujar Sukarnoto K Baderan, Koordinator Tim SAR, Basarnas Gorontalo, Rabu (29/5/2024).
Ia menjelaskan, warga Kelurahan Molosipat W, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo tersebut dikabarkan hilang tiga hari lalu.
Pihak keluarga sudah berusaha melakukan pencarian, tapi belum membuahkan hasil.
"Setelah itu, laporan dikoordinasikan dengan kita, dan hari ini sampai dengan tujuh hari kedepan, kita akan melakukan proses pencarian di area sungai Bulango," jelas Sukarnoto.
Daerah pencarian, akan diperluas menunggu perkembangan di lapangan.
"Pencarian hari ini kita akan akhiri sebentar malam sekitar jam tujuh, dan lanjut lagi besok," tutupnya.
Kabar orang hilang diunggah di akun Facebook milik Ayoen Palowa, pada Selasa (28/5/2025) kemarin.
Korban hilang itu dituliskan bernama, Denari Palowa, Warga Kelurahan Molosipat W, Kota Gorontalo.
Nenek Denari terakhir kali terlihat berada di komplek Pasar Selasa, Potanga, Kota Gorontalo. (*)
Ikuti Saluran WhatsApp TribunGorontalo untuk informasi dan berita menarik lainnya
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.