Palestina
Unggahan All Eyes on Rafah Viral di Medsos, Terungkap Pembuat dan Maknanya
Lebih dari 34 juta orang membagikan gambar "All Eyes on Rafah" di Instagram dalam waktu kurang dari 24 jam, Selasa (29/5/2024).
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Seruan-viral-All-Eyes-on-Rafah.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Gambar yang menyoroti serangan Israel di kota Rafah, Selatan Gaza Palestina, viral di media sosial.
Lebih dari 34 juta orang membagikan gambar "All Eyes on Rafah" di Instagram dalam waktu kurang dari 24 jam, Rabu (29/5/2024).
Tidak hanya itu, jutaan orang telah menonton ratusan ribu postingan TikTok dengan tagar #AllEyesOnRafah.
Slogan ini juga telah diadopsi oleh berbagai organisasi di seluruh dunia, termasuk Save the Children, Oxfam, Americans for Justice in Palestine Action, Jewish Voice for Peace, dan Palestine Solidarity Campaign.
Gambar tersebut menunjukkan sebuah kamp pengungsi di wilayah selatan Palestina, Gaza.
Kamp ini didirikan untuk menampung orang-orang yang terlantar akibat perang yang terus berlanjut antara Israel dan Palestina.
Tenda-tenda di kamp tersebut diatur sedemikian rupa sehingga membentuk slogan 'All Eyes on Rafah'.
Jika dilihat, gambar tersebut tidak asli dan merupakan gambar yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan (AI).
Menurut para ahli, alasannya adalah bayangan dalam gambar tersebut tidak tampak alami.
Gambar tersebut terlihat terlalu simetris untuk menjadi nyata, yang merupakan tanda umum dari gambar yang dibuat oleh AI.
Asal Usul Slogan
Frasa ini sebenarnya bukanlah sesuatu yang baru. Diduga, orang yang pertama kali menggunakan istilah ini adalah Rick Peeperkorn, direktur Kantor Organisasi Kesehatan Dunia untuk Wilayah Palestina.
Ia menggunakan frasa ini pada bulan Februari lalu setelah Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, memerintahkan evakuasi Rafah sebagai antisipasi terhadap serangan di daerah tersebut.
Netanyahu mengklaim bahwa Rafah adalah benteng Hamas, kelompok yang melakukan serangan pada 7 Oktober 2023 di Israel.
Apa Makna Sebenarnya dari "All Eyes on Rafah"?