Tips Kesehatan
Apakah Bahaya Makan Kol Berlebihan? Ketahui 6 Dampak Negatif Ini
Kol atau kubis merupakan jenis sayuran yang mudah dijumpai di daerah tropis seperti Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Berbahayakah-mengonsumsi-kol-berlebihan.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Kol atau kubis merupakan jenis tanaman yang mudah dijumpai di daerah tropis seperti Indonesia.
Di wilayah Sulawesi, kol sering dijadikan lalapan atau makanan berkuah.
Tanaman bernama latin Brassica oleracea var. capitata ini kaya zat antioksidan.
Sehingga kol dipercaya sebagai penetralisir radikal bebas.
Sayur kol mengandung serat, folat, kalsium, kalium, serta vitamin A, C, dan K.
Dalam kubur terdapat kandungan fitonutrien, zat yang bisa mengurangi risiko kanker.
Namun berbahayakah jika kol dikonsumsi berlebihan?
Berikut beberapa dampak negatif ketika kita terlalu banyak makan kol.
1. Gangguan Pencernaan
Kol mengandung serat yang tinggi, yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti gas, kembung, dan diare jika dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan.
2. Gangguan pada Tiroid
Kol mengandung senyawa yang disebut goitrogen, yang dapat mengganggu fungsi kelenjar tiroid jika dikonsumsi dalam jumlah besar.
Ini bisa menyebabkan gangguan pada metabolisme dan keseimbangan hormonal.
3. Gangguan pada Penyerapan Nutrisi
Kol juga mengandung senyawa yang disebut oksalat, yang dapat mengikat kalsium dan mencegah penyerapannya dalam tubuh.
Jika terlalu banyak dikonsumsi, ini bisa menyebabkan kekurangan kalsium dan masalah kesehatan tulang.
4. Peningkatan Risiko Pembentukan Gas
Beberapa orang mungkin mengalami peningkatan produksi gas jika mengonsumsi terlalu banyak kol, yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan distensi perut.
Meskipun jarang terjadi, beberapa orang dapat mengalami reaksi alergi terhadap kol, yang dapat menyebabkan gejala seperti gatal-gatal, ruam kulit, atau bahkan sesak napas dalam kasus yang lebih parah.
6. Resiko Masalah pada Ginjal
Kandungan oksalat dalam kol juga dapat meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal bagi orang yang memiliki kecenderungan terhadap kondisi ini.
Meskipun kol merupakan bagian penting dari pola makan sehat, penting untuk mengonsumsinya dengan bijak dan seimbang.
Jika mengalami gejala-gejala negatif setelah mengonsumsi kol secara berlebihan, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi untuk saran lebih lanjut.
(Tribunhealth.com/Mel)
Artikel ini telah tayang di TribunHealth.com dengan judul 6 Dampak Negatif Terlalu Banyak Mengonsumsi Kol atau Kubis, Awas Risiko Masalah pada Ginjal
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.