Senin, 9 Maret 2026

Kasus Vina Cirebon

Linda Ungkap Kronologi hingga Dipanggil Polisi dalam Kasus Kematian Vina Cirebon

Malinda Putri atau dikenal Linda membantah bahwa dirinya kenal 8 terpidana dalam kasus kematian Vina Cirebon.

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Linda Ungkap Kronologi hingga Dipanggil Polisi dalam Kasus Kematian Vina Cirebon
Tribun Cirebon/ Eki Yulianto
Detik-detik Linda, Sahabat Vina tiba di Polres Cirebon Kota untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus Vina dan Eki, Senin (27/5/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM – Malinda Putri atau dikenal Linda membeberkan kronologi sehingga dirinya dipanggil polisi dalam kasus kematian Vina Cirebon.

Linda diketahui merupakan sahabat dekat Vina Dewi Arsita atau Vina Cirebon. Ia juga sosok yang kerasukan arwah Vina.

Ketika ditanya apakah dirinya mengenal 8 terpidana pembunuhan Vina, Linda membantahnya.

"Enggak, enggak kenal sama 8 terpidana dan Pegi Setiawan sama sekali."

"Itu kan (saya ada di TKP) karena film kan jadi masyarakat tergiring opini ke situ, padahal sebenarnya saya gak tahu sama sekali," ujar Linda.

Ia menjelaskan, bahwa pada saat kejadian, dia sedang berada di rumah.

"Waktu kejadian, saya ada di rumah, kebetulan ada di rumah," ucapnya.

Linda juga menyampaikan, bahwa hubungannya dengan Vina tidaklah dekat, sehingga tidak ada komunikasi sebelum kejadian tersebut.

"Saya gak kontakan sama Vina sebelum kejadian sudah lama, sudah lama banget, lebih dari 6 bulan, karena saya sudah putus sama anggota XTC itu."

"Jadi sudah tidak pernah ketemu lagi," jelas dia.

Selain itu, Linda juga menekankan bahwa Vina tidak pernah mencurahkan isi hatinya kepadanya, dan hubungan mereka hanya sebatas teman biasa.

"Vina juga tidak pernah curhat ke saya, karena itu lah kita (sama Vina) tuh hubungannya tidak sedekat yang difilmkan, cuma teman biasa saja, teman tongkrongan."

"Jadi gak ada seperti spesial sahabatan gitu, curhat-curhatan itu gak ada.," katanya.

Linda berharap agar kasus ini segera terungkap dan selesai.

Kuasa Hukum Vina, Putri Maya Rumanti (kanan) saat sedang diwawancarai media di depan Mapolres Cirebon Kota didampingi Linda (masker putih), Selasa (28/5/2024) dini hari.
Kuasa Hukum Vina, Putri Maya Rumanti (kanan) saat sedang diwawancarai media di depan Mapolres Cirebon Kota didampingi Linda (masker putih), Selasa (28/5/2024) dini hari. (Tribuncirebon.com/Eki Yulianto)

"Ya harapannya sendiri semoga kasusnya cepat selesai, cepat terungkap."

"Jangan kaya gini (berlarut-larut), kasihan banyak yang jadi sasaran bully netizen juga."

"Termasuk saya, jadi saya juga korban bullying," ujarnya.

Menanggapi rumor bahwa dirinya disembunyikan, Linda juga membantah keras.

"Terkait katanya saya disembunyikan, itu juga tidak benar."

"Saya juga keluar (memberikan pernyataan begini) atas masukan dari Mba Putri (kuasa hukum keluarga Vina). Mungkin sekarang juga sudah saatnya saya keluar."

"Jadi, gak ada tuh yang ditutup-tutupi, saya mengatakan yang sebenarnya," ucap Linda.

Linda menambahkan, bahwa penggambaran dirinya dalam film tidak sepenuhnya akurat karena dia tidak diberi tahu tentang pembuatan film tersebut.

"Yang difilm juga bukan begitu banget, ya karena mereka kan kehilangan narasumber, kehilangan saya, karena saya juga waktu (pembuatan film) tidak pernah dikasih tahu. Sampai mungkin ilustrasi saja lah gitu," jelas dia.

Mengenai adegan kerasukan dalam film, Linda tidak keberatan dan berharap itu bisa menjadi petunjuk.

"Terkait saya yang difilmkan itu kerasukan, saya tidak keberatan. Bahkan, saya berharapnya itu petunjuk. Kerasukannya mah benar, kalimatnya juga itu sesuai dengan rekaman dulu," katanya.

Seperti diketahui, pengadilan telah memvonis 8 orang sebagai terpidana kasus Vina dan Eki sejak 2017 lalu.

8 terpidana itu disebut turut serta dalam kasus pembunuhan Vina dan Eki saat peristiwa itu terjadi pada 27 Agustus 2016 silam.

Mereka adalah Eko Ramdani bin Kosim, Hadi Saputra Kasanah, Jaya bin Sabdul, Eka Sandy bin Muran, Supriyanto bin Sutadi, Sudirman dan Rivaldy Aditiya Wardhana alias Ucil bin Asep Kusnadi.

Sementara satu pelaku lainnya sudah bebas atas nama Saka Tatal, karena masih di bawah umur kala peristiwa itu terjadi atau hanya divonis hukuman 8 tahun penjara.

Sementara, Pegi Setiawan baru-baru ini dirilis sebagai tersangka baru dalam kasus pembunuhan tersebut.

Pegi juga disebut sebagai otak dalam pembunuhan yang kasusnya terus disorot itu.

Sebab, beberapa kejanggalan menyeruak seiring munculnya sejumlah saksi yang menyatakan 8 terpidana dan Pegi bahwasanya mereka tidak terlibat.

Khusus Pegi, saksi kunci bernama Suharsono (40) atau Bondol bahkan siap memberikan kesaksian untuk Pegi, karena pada saat kejadian teman rekan kerjanya di Bandung dan teman satu kampung di Desa Kepongpongan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon tidak berada di Cirebon, melainkan di Bandung.

Dicecar 30 Pertanyaan

Polda Jabar memeriksa Linda yang disebut-sebut sebagai sahabat dekat Vina Cirebon di Polres Cirebon Kota pada Senin (27/5/2024) malam.

Setelah diperiksa kurang lebih empat jam, fakta baru terungkap bahwa Linda bukanlah sahabat dekat Vina, melainkan hanya teman biasa.

Hal ini disampaikan oleh Kuasa Hukum Keluarga Vina, Putri Maya Rumanti.

Linda sempat menjadi sorotan karena disebut-sebut kerasukan arwah Vina dalam film yang mengisahkan tentang Vina Cirebon.

Menurut Putri, Linda dan Vina hanya saling mengenal karena Linda memiliki pacar yang juga anggota geng motor.

"Jadi ini (Linda dan Vina) bukan bersahabat dekat, hanya kenal saat itu si Linda punya pacar juga anak (anggota geng motor)."

"Jadi kenalnya temenan sama almarhum Eki, pacarnya Linda berteman dengan almarhum Eki," ujar Putri saat diwawancarai media, Senin (27/5/2024) tengah malam.

ehadiran Linda ke publik ini sekaligus memberikan klarifikasi mengenai hubungannya dengan Vina, yang selama ini dianggap sebagai sahabat dekat.

Fakta ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih jelas terkait hubungan antara kedua remaja tersebut di tengah kisah tragis yang melibatkan mereka.

Kisah Vina dan Eki yang menjadi perhatian publik hingga diangkat ke layar lebar telah mengungkap berbagai aspek kehidupan mereka, termasuk hubungan dengan teman-teman terdekat.

Dengan munculnya Linda, diharapkan dapat memberikan titik terang dalam memahami latar belakang peristiwa yang terjadi.

Linda mengungkapkan bahwa dirinya sudah tidak berkomunikasi dengan Vina selama lebih dari enam bulan sebelum kejadian tersebut.

"Saya gak kontakan sama Vina sebelum kejadian sudah lama, sudah lama banget, lebih dari 6 bulan, karena saya sudah putus sama anggota XTC itu."

"Jadi sudah tidak pernah ketemu lagi," ucap Linda.

inda juga menyoroti beberapa ketidaksesuaian dalam film yang diangkat dari kisah nyata ini.

Menurutnya, penggambaran dalam film tidak sepenuhnya akurat karena para pembuat film kehilangan narasumber utama, yakni dirinya.

Baca juga: Awal Mula Iptu Rudiana Laporkan Kasus Pembunuhan Vina: Insiden Kerasukan Hingga Hasil Autopsi

Linda mengaku tidak pernah diberitahu tentang proses pembuatan film tersebut.

"Yang di film juga bukan begitu banget, ya karena mereka kan kehilangan narasumber, kehilangan saya, karena saya juga waktu (pembuatan film) tidak pernah dikasih tahu."

"Sampai mungkin ilustrasi saja lah gitu," jelas dia.


Artikel ini dioptimasi dari TribunJabar.id

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved