Kamis, 19 Maret 2026

Kematian Vina Cirebon

7 Fakta Terbaru Kasus Vina Cirebon, Ubah Identitas hingga Ayah Bantu Tersangka untuk Kabur

Tersangka terakhir pada kasus Vina Cirebon, Jawa Barat yakni Pegi Setiawan alias Perong disorot usai mengaku tak melakukan pembunuhan Vina dan Eky.

Tayang:
Editor: Tita Rumondor
zoom-inlihat foto 7 Fakta Terbaru Kasus Vina Cirebon, Ubah Identitas hingga Ayah Bantu Tersangka untuk Kabur
Tribunnews.com
Pegi Setiawan alias Perong saat membantah bahwa ia melakukan pembunuhan di Polda Jabar, Minggu (26/5/2024) (Tangkapan layar YouTube KompasTV) 

TRIBUNGORONTALO.COM - Tersangka terakhir pada kasus Vina Cirebon, Jawa Barat yakni Pegi Setiawan alias Perong disorot usai ia mengaku tak melakukan pembunuhan tersebut.

Hal ini diungkapkannya pada konferensi pers di Polda Jawa Barat, Minggu (26/5/2024).

Selain itu, untuk menangani kasus ini, pihak kepolisian juga akan menjalani langkah-langkah baru.

Salah satunya yakni dengan memeriksa ayah kandung dari tersangka, Pegi Setiawan.

Di lain tempat, tetangga Pegi yang juga merupakan rekan kerjanya mengakui bahwa Pegi tidak bersalah.

Berikut ini beberapa fakta-fakta terbaru yang telah dirangkum Tribunnews.com tentang kasus Vina Cirebon :

Baca juga: 17 Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan Dibacakan Puan Maharani, Megawati Jadi Ketum Lagi

1. Ayah kandung Pegi diduga bantu Pegi untuk melarikan diri

Pegi ditangkap di Bandung setelah menghilang selama delapan tahun dan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO), dengan dugaan bahwa ayah kandungnya terlibat dalam pelariannya.

Penghilangan Pegi diyakini melibatkan peran ayah kandungnya, dan pihak kepolisian akan menyelidiki keterlibatan ayah tersebut dalam membantu Pegi selama delapan tahun tersebut.

Pernyataan ini disampaikan oleh Kombes Surawan, Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar.

"Terkait apakah nanti bisa atau tidak (jadi tersangka), sementara masih kita lakukan analisis dulu terkait keterangan yang diberikan oleh orang tuanya," ungkapnya, Minggu, dikutip dari TribunJabar.id.

Selain itu, ibu kandung dan ibu tiri dari tersangka juga akan dimintai keterangan.

"Terhadap orang tua pelaku atau PS (Pegi) juga kita minta keterangan, baik itu bapak kandung kemudian ibu tirinya, ibu kandungnya, pemilik kos di Katapang, kepala lingkungan di Cirebon, kita minta keterangan semua," tambahnya, dikutip dari Tribunnews.com.

Baca juga: Kronologi Anggota Hansip Tewas Dihabisi Pembunuh Bayaran Istri, Motif Diungkap Polisi

2. Tersangka mengubah Identitas sejak 2016

Lebih lanjut, Surawan juga mengatakan bahwa Pegi telah mengubah identitasnya menjadi Robi Irawan.

Ia mengaku bahwa Pegi mengubah identitasnya sejak tahun 2016 silam.

Setelah mengganti identitasnya, Pegi juga diketahui tinggal di sebuah kontrakan bersama ayahnya di Katapang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat setelah peristiwa pembunuhan Vina dan Eky

"Di sana dia tinggal satu kos bersama ayah kandung dan ibu tirinya. Namun, PS (Pegi Setiawan) tidak mengenalkan diri sebagai anak kandung dari ayahnya," lanjut Surawan.

Ayah kandung Pegi memperkenalkan putranya kepada warga sekitar dengan mengakuinya sebagai keponakannya.

Pemilik kontrakan tempat mereka tinggal juga mengakui hal tersebut.

"Demikian juga nama, sudah diganti bukan lagi PS, tetapi menggunakan nama Robi," ujar Surawan.

Robi atau Pegi diyakini oleh pihak kepolisian sebagai tersangka pembunuhan kasus Vina Cirebon.

"Kita yakinkan bahwa PS adalah ini, STNK (sepeda motor) yang digunakan saat kejadian kita amankan. Kita cek kartu keluarga, ini adalah Pegi Setiawan," ungkapnya.

Baca juga: Respons Ruben Onsu soal Keretakan Rumah Tangganya, Sebut Semua Keputusan Diserahkan pada Sarwendah

3. Robi merupakan Nama Gaul

Ketika ditanya dalam konferensi pers mengapa menggunakan nama Robi, Pegi Setiawan menyatakan bahwa ia tidak pernah mengubah identitasnya menjadi Robi.

Menurutnya, Robi hanyalah nama panggilannya yang digunakan sebagai nama gaul.

"Nama panggilan saya itu, nama gaul saya," tutur Pegi, Minggu.

4. Robi Disebut Nama Adik Pegi

Namun, versi yang berbeda disampaikan oleh Suharsono (40), teman kerja Pegi sekaligus tetangga di kampungnya.

Dalam wawancara dengan TribunJabar.id, Suharsono mengungkapkan bahwa Robi sebenarnya adalah adik kandung Pegi.

"Terus terkait Pegi berubah identitas juga aneh karena Robi itu adiknya Pegi."

"Waktu itu posisinya Robi juga di Bandung," ungkap Suharsono, yang juga akrab disapa Bondol, Minggu.

Bondol sendiri adalah tetangga Pegi di Desa Kepongpongan, Kecamatan Talun, Cirebon.

Ia mengatakan bahwa Pegi tak pernah menggunakan nama Robi sebagai identitas barunya.

"Jadi Pegi ini bukan ganti nama, tapi adiknya ada yang namanya Robi."

"Semuanya saat itu ada di Bandung," tutur dia.

Baca juga: 74 Remaja dan Anak di Bawah Umur Diringkus Polisi saat Pesta Miras, Ternyata Anggota Perguruan Silat

5. DPO hanya Satu Orang

Kombes Surawan juga mengoreksi jumlah orang dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) yang sebelumnya tiga menjadi hanya satu.

Hal ini menandakan bahwa Pegi adalah satu-satunya pelarian, dan juga tersangka terakhir yang berhasil ditangkap.

Sementara itu, dua nama lainnya, yaitu Andi dan Dani yang sebelumnya juga terdaftar dalam DPO, sebenarnya bukan terkait dengan kasus Vina Cirebon ini.

Surawan menjelaskan bahwa kedua nama tersebut tidak pernah terkait dengan kasus Vina Cirebon.

"DPO tidak ada (Andi dan Dani), itu asal sebut nama (dari terpidana). Sudah kami dalami, ternyata yang dua atas nama Dani dan Andi itu tidak ada. Jadi, yang benar DPO satu atas nama PS (Pegi Setiawan)," tutur Surawan di Mapolda Jabar.

6. Saksi Memberikan Keterangan yang Berbeda

Surawan berpendapat, mengenai DPO pada kasus ini, bebeapa saksi yang diperiksa selama ini memberikan keterangan yang berbeda-beda.

"Selama ini meyakinkan bahwa lima keterangan berbeda."

"Ada yang menerangkan tiga, ada lagi yang menerangkan tiga dengan nama berbeda, ada yang menerangkan lima, ada yang menerangkan satu," Ujar Surawan.

Setelah ditelusuri, diketahui bahwa dua nama lainnya yang diungkapkan saksi adalah kebohongan.

"Ternyata dua nama yang disebutkan selama ini, itu hanyalah asal-asalan. Jadi, tidak ada tersangka lain," ujarnya.

Meski begitu, Surawan melanjutkan, tak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru lain yang muncul.

"Tetapi, sejauh ini fakta di dalam penyelidikan kami, tersangka atau DPO adalah satu, bukan tiga. Jadi, semua tersangka jumlahnya sembilan, bukan 11. Delapan melakukan persetubuhan, yang satu tidak," tutur Surawan.

7. Peran Pegi

Pegi Setiawan alias Perong saat membantah bahwa ia melakukan pembunuhan di Polda Jabar, Minggu (26/5/2024) (Tangkapan layar YouTube KompasTV)
Pegi Setiawan alias Perong saat membantah bahwa ia melakukan pembunuhan di Polda Jabar, Minggu (26/5/2024) (Tangkapan layar YouTube KompasTV) (Tribunnews.com)

Kombes Jules Abraham Abast, Kabid Humas Polda Jabar, mengatakan pada kasus ini terdapat keterlibatan serta peran Pegi Setiawan alias Perong.

"(Perong) Menyuruh dan mengejar korban Rizky dan Vina dengan menggunakan sepeda motor beat warna orange dan memukul korban Rizky dan Vina menggunakan balok kayu kemudian membonceng korban Rizky dan Vina menuju TKP bersama dengan saksi," ungkap Kombes Abast dalam konferensi pers, Minggu dikutip dari Tribunnew.com.

Dia juga mengatakan bahwa pelaku melakukan pemerkosaan terhadap Vina dan melakukan pembunuhan terhadap korbannya.

Abast juga menyatakan bahwa Pegi adalah orang yang membuang jasad Vina dan Eki ke Jembatan Talun di kawasan Kabupaten Cirebon pada tanggal 27 Agustus 2016.

"Memukul korban Rizky, menggunakan balok kayu lalu memperkosa korban Vina dan membunuh korban Vina dengan cara dipukul menggunakan balok kayu dan membawa Rizky dan Vina ke Fly Over," tuturnya. (*)

 

 

 

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 7 Fakta Baru Kasus Vina Cirebon, Ayah Pegi Diduga Bantu Tersangka Kabur hingga Peran Pegi, https://www.tribunnews.com/regional/2024/05/27/7-fakta-baru-soal-kasus-vina-cirebon-ayah-pegi-diduga-bantu-tersangka-kabur-hingga-peran-pegi?page=4
Penulis: Muhammad Renald Shiftanto
Editor: Pravitri Retno W

 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved