Gorontalo Memilih
Wahyudin Biki jadi PPS Tertua di Gorontalo, Mengabdi Sejak 1999 dengan Gaji Rp 20 Ribu
Pengalamannya mengantarkannya melewati berbagai peran dalam penyelenggaraan pemilu, mulai dari anggota Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS), hingg
Tayang: |
Diperbarui:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Wahyudin-Biki-62-Anggota-PPS-Desa-Tenggela-Kecamatan-Tilango-Kabupaten-Gorontalo.jpg)
TribunGorontalo.com
Jadi, menurut beleid itu Pantarlih dibentuk di tingkat desa, dan PPS di tingkat kecamatan. Nama KPPS mulai muncul dalam Peraturan Pemerintah Nomor 1 tahun 1970.
Menurut Pasal 60 PP Nomor 1/1970 disebutkan, "(2) Pemungutan suara di tempat pemberian suara diselenggarakan dalam rapat Panitia Pemungutan Suara, yang selama pemberian suara dilakukan dihadiri oleh sekurang-kurangnya tiga orang anggota, yang merupakan kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara, disingkat KPPS." (*)
Baca Juga