Penemuan Mayat di Gorontalo

Kronologi Penemuan Mayat di Rumah Tua Kota Gorontalo

Kronologi penemuan mayat di rumah tua terbengkalai Jl. H.B Jassin, Kelurahan Tomulabutao, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo

|
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto Kronologi Penemuan Mayat di Rumah Tua Kota Gorontalo
TRIBUNGORONTALO/HUSNULPUHI
Syawal Ali, Saksi penemu pertama mayat di rumah tua terbengkalai Kota Gorontalo, menjelaskan kronologi penemuan mayat.   

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Kronologi penemuan mayat di rumah tua terbengkalai Jalan HB Jassin, Kelurahan Tomulabutao, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo

Menurut keterangan keluarga korban, Syawal Ali, bahwa awal ditemukannya mayat tersebut dari jejak sendalnya. 

Syawal sebagai penemu pertama mayat tersebut mengatakan, ia pada awalnya ingin memancing ikan di sumur tua di dalam rumah terbengkalai itu, Jumat (24/5/2024) siang hari. 

Saat ingin memancing, Syawal kemudian menemukan sendal yang dipakai mayat tersebut saat keluar rumah pada beberapa bulan lalu. 

"Jadi pertama saya mau mancing di dalam rumah tua itu, saat di dalam, saya menemukan sendal yang dipakai oleh kakak saya yang dipakainya saat keluar rumah pada beberapa bulan lalu," ungkap Syawal saat ditemui di deoan ruang jenasah RS Aloei Saboe. 

Setelah itu, Syawal pun melaporkan ke keluarga korban lainnya terkait keberadaan sendal tersebut.

Pihak keluarga pun menyuruh Syawal untuk mengecek kembali. Sebab, keluarga mengetahui mayat yang ditemukan itu berada di luar kota yaitu di Luwuk, Sulawesi Tengah. 

Syawal pun mengecek kembali ke rumah tua itu untuk memastikan bahwa sendal tanpa pemilik itu adalah kakaknya. 

"Pertamanya saya belum temukan mayat itu, hanya sendalnya saja, dan saya pun balik ke rumah untuk tidur," tuturnya. 

Sekira pukul 16.30 Wita, Syawal mengecek kembali rumah tua tersebut. Akhirnya, ia menemukan sebuah mayat tergantung di dahan pohon di dalam ruangan kecil di ruangan rumah tua tersebut. 

Kata Syawal, saat mayat tersebut ditemukan, jenazahnya tinggal setengah badan, posisinya terbalik kepala menghadap ke bawah. 

"Setelah saya melihat mayat itu, posisinya tinggal setengah badan, dan saya balik ke rumah untuk melaporkan ke keluarga," jelasnya. 

Syawal mengakui bahwa pihak keluarga belum bisa memastikan mayat yang ditemukan itu adalah keluarga mereka.

Sehingga, penemuan mayat ini dilaporkan ke Polsek setempat untuk dilakukan penelusuran mendalam. 

"Saya langsung melaporkan ke Polsek Dungingi atas penemuan mayat ini sekira pukul 17.30 Wita," pungkasnya. (*/husnul) 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved