Minggu, 15 Maret 2026

Kasus Vina Cirebon

Fakta Baru Kasus Pembunuhan Vina di Cirebon, Saka Tatal Sebut Dirinya Korban Pelaku Salah Tangkap

Saka Tatal adalah satu dari delapan pelaku tersebut. Namun, fakta baru terungkap, rupanya Saka mengaku tidak melakukan apa yang dituduhkan padanya.

Tayang:
Editor: Rafiqatul Hinelo
zoom-inlihat foto Fakta Baru Kasus Pembunuhan Vina di Cirebon, Saka Tatal Sebut Dirinya Korban Pelaku Salah Tangkap
Serambinews.com
Saka Tatal, satu dari delapan pelaku pembunuhan Vina di Cirebon, ternyata korban salah tangkap. 

"Saya sudah jelasin, saya waktu itu cuma nganterin motor (ke paman), eh ikut ketangkep juga, tanpa penyebab apapun, tanpa penjelasan apapun, langsung dibawa," ujar Saka dengan nada getir.

Bahkan, saat di kantor polisi Saka mengaku disiksa oleh anggota kepolisian dan diminta untuk mengakui perbuatan yang ia tak perbuat.

"Nyampe kantor Polres, saya langsung dipukulin, suruh mengakui yang enggak saya lakuin."

"Saya dipukulin, diinjak, segala macam sampe saya disetrum."

"Yang mukulnya pokoknya anggota polisi, cuma enggak tahu namanya, karena enggak kuat dari siksaan, saya akhirnya mengaku juga, terpaksa, enggak kuat lagi," katanya.

Setelah bebas ini, Saka ternyata baru mengetahui ada tiga DPO dalam kasus ini.

"Setelah bebas tahun 2020 lalu, saya baru tahu kalau ada 3 DPO kasus Vina, saya pun gak kenal siapa 3 DPO itu," ujarnya.

Ia juga mengaku, delapan tahun lalu tak memilki motor dan bukan anggota geng motor.

"Saya itu intinya enggak ikutan geng motor, saya enggak punya motor sama sekali," ucap pemuda 15 tahun kala kejadian itu.

Ia pun berharap bisa memulihkan nama baiknya, lantaran sekarang ia susah mencari kerja.

"Dengan kejadian ini, saya pengen nama baik saya bagus lagi, seperti dulu lagi, karena saya sekarang susah nyari kerja, seharusnya saya bisa sekolah, kerja jadi malah kayak gini," ujar dia.

Selain itu, saat 3 DPO tersebut mencuat ke publik, Saka juga mengaku kalau ia didatangi pihak kepolisian.

Pihak kepolisian menanyainya mengenai tiga pelaku yang masih buron ini.

"Saya bilang, saya tidak tahu sama polisi. Karena saya saja jadi korban salah tangkap," katanya, diktip dari Wartakotalive.com.

Diketahui, Saka merupakan salah satu dari delapan orang yang ditantgkap dalam kasus Vina dan Eki 2016 silam.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved