Sabtu, 7 Maret 2026

Gorontalo Memilih

Agung Setiadi Nugroho, Mantan Sekjen GSP Prabowo Gibran Maju Jadi Calon Wakil Bupati Gorontalo

Mantan Sekretaris Jenderal Gerakan Sekali Putaran (GSP) Prabowo-Gibran, Agung Setiadi Nugroho mendeklarasikan diri jadi Calon Wakil Bupati Gorontalo

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Agung Setiadi Nugroho, Mantan Sekjen GSP Prabowo Gibran Maju Jadi Calon Wakil Bupati Gorontalo
Dok pribadi
Agung Setiadi Nugroho mendeklarasikan diri jadi Calon Wakil Bupati Gorontalo pada Jumat, 17 Mei 2024. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Limboto – Mantan Sekretaris Jenderal Gerakan Sekali Putaran (GSP) Prabowo-Gibran, Agung Setiadi Nugroho mendeklarasikan diri jadi Calon Wakil Bupati Gorontalo, Provinsi Gorontalo pada Jumat, 17 Mei 2024.

Berbekal ilmu dari Direktur Eksekutif Indobarometer, Muhammad Qodari semasa berkecimpung di GSP, Agung terlihat sangat percaya diri melangkah ke ranah politik. Pemuda yang dibesarkan di Limboto ini mengaku terdorong untuk terjun ke politik karena adanya sosok wapres terpilih Gibran Raka Buming Raka yang juga terjun ke kancah politik nasional.

Menurutnya, adanya Gibran di pemerintah pusat maka dinamika politik di daerah juga dengan sendirinya akan berubah dan memberikan ruang bagi anak muda khususnya Gen-Z seperti dirinya.

“Yaa, seharusnya publik tidak kaget lagi ketika ada anak muda yang terjun ke politik. Apalagi di tingkat pusat sudah ada sosok Mas Gibran yang menjadi Wapres, terlepas dari polemik yang terjadi, 58 persen masyarakat Indonesia sudah memilih beliau. Pun ada sosok lain seperti Mas Kaesang, Mas Dito yang saat ini Menpora, ada Mba Grace Stafsus Presiden, kemudian di legislatif ada Mba Hillary Lasut dari dapil Sulut, dan masih banyak lagi. Jadi apa yang saya lakukan ini sebenarnya implikasi atau dampak dari adanya keterlibatan anak muda di kancah politik nasional dan sudah sesuatu yang wajar jika nanti di level daerah juga terjadi dinamika politik serupa yakni pemberian ruang atau kesempatan bagi anak-anak muda, Gen Z seperti saya khususnya, dan generasi yang lain," kata Agung.

Agung Setiadi Nugroho melalui akun instagramnya @agungsetiadinugroho sering mengunggah isu-isu menarik yang kemungkinan menjadi prioritas jika dirinya terpilih sebagai Wakil Bupati Gorontalo. Isu-isu tersebut antara lain stunting, penuntasan kemiskinan, dan penurunan harga bahan pokok.

Agung Setiadi Nugroho dalam postingan menyertakan hashtag #BilangJoPaAgung sebagai identitas dalam mengkampanyekan dirinya.

Agung juga dikenal sebagai seorang yang vokal menyuarakan perbaikan dalam aspek sosial, perbaikan aspek kesehatan, perbaikan data.Terkini dia mengkampanyekan pembentukan pengaturan layanan kesehatan mental di Provinsi Gorontalo.

Agung juga diberikan kepercayaan M. Qodari untuk ikut terlibat mengkampanyekan Pilpres Sekali Putaran yang hemat waktu, hemat biaya, dan lebih damai pada Pilpres 2024 kemarin.

Baca juga: Mendagri Beber Alasan Pertukaran Pj Gubernur Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat

Terinspirasi Dari Gibran dan Kaesang

Agung Setiadi Nugroho mengaku sangat terinspirasi dengan sosok Gibran dan Kaesang. Terlebih ia merasa memiliki kesamaan dari cara merintis bisnis.

“Saya sama Mas Gibran dan Mas Kaesang itu mirip, paling tidak dari segi merintis bisnis. Kalau Mas Gibran dengan Markobar ataupun katering dan Mas Kaesang dengan produknya Sang Pisang, artinya di bidang kuliner.

"Maka saya pun mirip seperti itu. Bisnis saya kuliner, saat ini alhamdulillah punya kedai kopi bermerk Kedai Sepuluh Dua, dan alhamdulillah pada tahun kemarin berkembang juga menjadi ruang kerja bersama atau Co-Working Space dengan merk Sinonim Working and Collaborative Space,” ungkap pemuda yang menempuh pendidikan di Magister Hukum Kesehatan di Universitas Gadjah Mada ini.

Agung tidak menampik adanya keterkaitan antara deklarasi Cawabup di Instagram dengan bisnis yang sedang ia jalankan.

“Sebenarnya apa yang saya lakukan adalah memainkan algoritma media sosial. Tapi jika ada masyarakat, teman, pengikut, atau pihak lain yang menganggap ini adalah ‘tes ombak’ ya sah-sah saja dan kalo ada dorongan supaya hal ini dibikin serius, ya saya siap, jika suatu saat diberikan amanah, InsyaAllah saya siap.

"Kalau soal postingan, perlu diperhatikan lebih detail bahwasannya dalam gambar tersebut terdapat tulisan ‘bukan’ dan terdapat tulisan ‘heheh’ yang butuh kecermatan pembacannya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved