Kamis, 19 Maret 2026

Dugaan Korupsi di Kementan

SYL Bantah Kesaksian Pemungutan Uang di Kementan untuk Dirinya, Mengaku Tidak Tahu Menahu soal Itu

Saksi ungkap sejumlah hal terkait dirinya, Syahrul Yasin Limpo (SYL), eks Menteri Pertanian membantah kesaksian tersebut. 

Tayang:
Editor: Rafiqatul Hinelo
zoom-inlihat foto SYL Bantah Kesaksian Pemungutan Uang di Kementan untuk Dirinya, Mengaku Tidak Tahu Menahu soal Itu
Mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL)
Mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL)/(Tribunnews/JEPRIMA) 

Dalam persidangan, terungkap SYL pernah meminta uang Rp 1 miliar untuk membiayai umrah dirinya dan keluarga.

Pengakuan itu disampaikan Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan), Prihasto Setyanto.

Prihasto mengaku sempat tak habis pikir saat SYL meminta uang Rp 1 miliar ke Kementan untuk membiayai umrah dirinya dan keluarga.

Sebab, menurutnya, tak ada pos anggaran di Kementan yang disiapkan untuk memenuhi permintaan pihak SYL tersebut.

Prihasto mengatakan, kala itu SYL pergi umrah bersama keluarga dan beberapa pejabat eselon I Kementan.

Ia sendiri tak ikut dalam umrah tersebut lantaran telah menunaikan ibadah haji.

Prihasto menyampaikan, saat itu pihaknya terus didesak untuk segera menyerahkan uang sesuai permintaan SYL.

"Ya ditanyain terus, kapan ini menyelesaikan, kapan ini menyelesaikan. Kalau tidak Pak Hatta (eks Direktur Alat dan Mesin Pertanian Kementan, Muhammad Hatta). Kalau tidak Pak Kasbi (eks Sekjen Kementan, Kasdi Subagyono). Itu menanyakan terus," ujar Prihasto.

Selain itu, Prihasto juga menyebut adanya permintaan agar Kementan membelikan baju koko senilai Rp 27 juta untuk SYL.

Prihasto juga mengungkap bahwa SYL pernah meminta uang Rp 30 juta untuk keperluan buka bersama (bukber).

Pengakuan mengejutkan lainnya disampaikan Dirjen Tanaman Pangan Kementan, Suwandi.

Dalam persidangan, Suwandi menyebut SYL sempat mendesak pihaknya untuk membayar lukisan senilai Rp 200 juta.

Permintaan penyelesaian pembayaran lukisan itu sempat disampaikan oleh eks staf khusus SYL, Joice.

"Supaya menyelesaikan pembayaran lukisan. Lukisannya ukurannya besar sekali, cuma lupa waktu itu isinya gambar apa," ujar Suwandi.

Menurut Suwandi, permintaan pembayaran lukisan itu terjadi saat acara amal yang dihadiri SYL di Taman Izmail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta, Agustus 2023 lalu.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved