Santriwati Meninggal usai Makan Siomay
Seorang Santriwati di Riau Meninggal Dunia sehabis Makan Siomay, Kawan Lainnya alami Sesak Napas
Kabar miris datang dari Rokan Hilir, Riau, seorang santriwati meninggal dunia setelah makan siomay.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ilustrasi-Santriwati-di-Rokan-Hilir-Riau-meninggal-dunia-usai-makan-siomay.jpg)
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman menjelaskan kronologi dugaan keracunan makanan yang dialami puluhan warga di wilayah tersebut.
Diberitakan puluhan warga dilaporkan diduga mengalami gejala keracunan setelah menyantap makanan dan minuman di sebuah acara resepsi pernikahan.
Acara hajatan tersebut diselenggarakan di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Regional III Yogyakarta, Purwomartani, Kalasan pada Minggu (5/5/2024) lalu.
Kronologi dugaan keracunan makanan yang dialami puluhan warga di Sleman
Beberapa tamu undangan yang mengalami gejala bahkan ada yang dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.
Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Cahya Purnama, menuturkan kronologi dugaan keracunan makanan itu bermula pada Minggu (5/5/2024) ketika dilaksanakan pesta pernikahan di gedung BPPKS regional III Yogyakarta.
Tamu undangan, berjumlah 949 orang.
Pada siang hari, para tamu yang datang mendapatkan sajian makanan - minuman dari catering yang beralamat di Kalurahan Purwomartani, Kapanewon Kalasan.
Sajian yang disuguhkan di antaranya nasi putih, ayam panggang, zuppa soup, capcay, kreni, siomay, soft drink hingga ice cream.
Para tamu undangan menyantap sajian pada pukul 11.00 WIB siang.
Awalnya semua baik-baik saja. Namun selang sehari berikutnya, yakni pada Senin (6/5/2024) pagi, gejala keracunan mulai dirasakan.
"Pihak keluarga (yang mempunyai hajatan) mengalami gejala seperti mulas, demam dan diare. Kemudian berobat ke fasilitas layanan kesehatan terdekat," kata Cahya, dikonfirmasi Rabu (8/5/2024).
Pada siang harinya, ternyata muncul banyak laporan dari tamu undangan mengenai keluhan sakit hampir serupa kepada penyelenggara acara. Keluhan yang diduga gejala keracunan tersebut, oleh pihak keluarga kemudian didata.
Berdasarkan cerita yang diperoleh tim dari Dinas Kesehatan Sleman, banyak tamu undangan yang mengalami gejala sejak Senin (6/5/2024) pagi.
Bahkan ada yang rawat inap di fasilitas kesehatan. Gejala yang dialami hampir sama, yaitu mual, muntah, diare, pusing dan sakit perut.
| Jadwal Buka Puasa Kota Gorontalo Hari Ini Sabtu, 14 Maret 2026 Beserta Doa Berbuka Puasa |
|
|---|
| Polisi Muda di Gorontalo Ini Jualan Siomay Pakai Bentor, Omzet Bisa Jutaan per Malam |
|
|---|
| Sosok Fanni dan Yessi Dua Korban Meninggal Kecelakan di Minsel, Tetangga: Ramah dan Suka Menyapa |
|
|---|
| Suasana Rumah Duka PNS Kakak Beradik Meninggal Kecelakaan, Keluarga Siapkan 2 Keranda |
|
|---|
| Nama-nama Camat di Kota Gorontalo yang Dilantik Adhan Dambea |
|
|---|