Rabu, 18 Maret 2026

Santriwati Meninggal usai Makan Siomay

Seorang Santriwati di Riau Meninggal Dunia sehabis Makan Siomay, Kawan Lainnya alami Sesak Napas

Kabar miris datang dari Rokan Hilir, Riau, seorang santriwati meninggal dunia setelah makan siomay.

Tayang:
Editor: Rafiqatul Hinelo
zoom-inlihat foto Seorang Santriwati di Riau Meninggal Dunia sehabis Makan Siomay, Kawan Lainnya alami Sesak Napas
istock
Ilustrasi - Santriwati di Rokan Hilir, Riau, meninggal dunia usai makan siomay 

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman menjelaskan kronologi dugaan keracunan makanan yang dialami puluhan warga di wilayah tersebut.

Diberitakan puluhan warga dilaporkan diduga mengalami gejala keracunan setelah menyantap makanan dan minuman di sebuah acara resepsi pernikahan.

Acara hajatan tersebut diselenggarakan di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Regional III Yogyakarta, Purwomartani, Kalasan pada Minggu (5/5/2024) lalu.

Kronologi dugaan keracunan makanan yang dialami puluhan warga di Sleman 

Beberapa tamu undangan yang mengalami gejala bahkan ada yang dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.

Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Cahya Purnama, menuturkan kronologi dugaan keracunan makanan itu bermula pada Minggu (5/5/2024) ketika dilaksanakan pesta pernikahan di gedung BPPKS regional III Yogyakarta.

Tamu undangan, berjumlah 949 orang.

Pada siang hari, para tamu yang datang mendapatkan sajian makanan - minuman dari catering yang beralamat di Kalurahan Purwomartani, Kapanewon Kalasan.

Sajian yang disuguhkan di antaranya nasi putih, ayam panggang, zuppa soup, capcay, kreni, siomay, soft drink hingga ice cream.

Para tamu undangan menyantap sajian pada pukul 11.00 WIB siang.

Awalnya semua baik-baik saja. Namun selang sehari berikutnya, yakni pada Senin (6/5/2024) pagi, gejala keracunan mulai dirasakan.

"Pihak keluarga (yang mempunyai hajatan) mengalami gejala seperti mulas, demam dan diare. Kemudian berobat ke fasilitas layanan kesehatan terdekat," kata Cahya, dikonfirmasi Rabu (8/5/2024).

Pada siang harinya, ternyata muncul banyak laporan dari tamu undangan mengenai keluhan sakit hampir serupa kepada penyelenggara acara. Keluhan yang diduga gejala keracunan tersebut, oleh pihak keluarga kemudian didata.

Berdasarkan cerita yang diperoleh tim dari Dinas Kesehatan Sleman, banyak tamu undangan yang mengalami gejala sejak Senin (6/5/2024) pagi.

Bahkan ada yang rawat inap di fasilitas kesehatan. Gejala yang dialami hampir sama, yaitu mual, muntah, diare, pusing dan sakit perut.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved