Ratusan Mahasiswa Gorontalo Gelar Aksi Bela Palestina
Aksi yang digelar di depan gerbang kampus 1 UNG ini, merupakan bentuk keprihatinan dan kecaman terhadap penindasan brutal Israel terhadap rakyat Pales
Penulis: Fernandes Siallagan | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Ratusan mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) turun ke jalan dalam aksi solidaritas untuk Palestina, Jumat (17/5/2024).
Aksi yang digelar di depan gerbang kampus 1 UNG ini, merupakan bentuk keprihatinan dan kecaman terhadap penindasan brutal Israel terhadap rakyat Palestina.
Mahasiswa dari berbagai fakultas memadati area aksi, mengenakan atribut berwarna hitam dan bendera Palestina sebagai simbol duka cita.
Mereka juga memberikan cap tangan di kain putih sebagai tanda perlawanan terhadap penjajahan.
Baca juga: Surga Kue Tradisional Gorontalo Ada di Marisa Utara
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UNG, Mohamad Amir Arham, menyampaikan dukungan penuhnya terhadap aksi mahasiswa.
Ia mengatakan bahwa apa yang dilakukan mahasiswa merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama manusia.
"Saya mendukung penuh apa yang adek-adek lakukan pada hari ini," ujar Prof. Amir di hadapan para mahasiswa.
Ia juga menegaskan bahwa situasi di Palestina bukan lagi peperangan, melainkan pembersihan etnis.
"Ini bukan persoalan bela-membela, tetapi ini persoalan kemanusiaan. Bagi siapa saja, agama apa saja, terpenting kita jadi manusia," tambahnya.
Amir mengajak seluruh peserta aksi untuk mendoakan korban di Palestina dan kemerdekaannya.
Baca juga: Muncul Deretan Cafe di Pantai Pohon Cinta Marisa Gorontalo, Ngopi Sambil Nikmati Teluk Tomini
Inisiator aksi, Rahmad Labatjo (26), mengungkapkan bahwa aksi ini merupakan bentuk solidaritas terhadap penderitaan rakyat Palestina.
Ia menyayangkan sikap apatis masyarakat terhadap tragedi kemanusiaan di Palestina.
"Padahal kalau itu terjadi di daerah kita, pasti itu luar biasa. Dan tentunya kita melihat keadaan ini perlu menyadarkan semuanya. Khususnya mahasiswa," kata Rahmad.
Rahmad mengajak mahasiswa untuk menyuarakan keadilan bagi Palestina dan menggunakan peran dan tanggung jawab sosial mereka.
"Kita bisa menggerakkan pemerintah atau sama-sama membantu Palestina yang sekarang benar-benar membutuhkan bantuan," tambahnya.
Aksi solidaritas ini akan dilanjutkan pada Sabtu (18/5/2024) di Simpang Lima Kota Gorontalo.
Mahasiswa UNG bersama 24 organisasi lainnya akan kembali menggelar aksi untuk mendesak penghentian penindasan Israel dan menyerukan kemerdekaan Palestina. (*)
| FK UNG Resmi Buka Prodi Anestesiologi, Rektor: Fokus Hasilkan Dokter Spesialis Kompeten |
|
|---|
| Wamen Diktisaintek Stella Christie Dorong Peneliti UNG Go Global, Soroti Tantangan dan Peluang Riset |
|
|---|
| Mahasiswa UNG Galang Dana untuk Korban Kebakaran Rumah di Siendeng Gorontalo |
|
|---|
| Seleksi Peksiminas UNG Gorontalo 2026, Tarian Abu Semeru Mahasiswa Sendratasik Bikin Juri Terpukau |
|
|---|
| UNG Ambil Peran Strategis dalam Sistem Kearsipan Dinamis Nasional |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Dukungan-mahasiswa-Gorontalo-terhadap-Palestina-Jumat-1752024.jpg)