Kamis, 12 Maret 2026

Pembunuhan di Pamulang

Bos Warung Madura Dibunuh Keponakan Sendiri, Korban Dibacok, Mayatnya Dibungkus Pakai Sarung

Kabar tragis datang dari Pamulang Tangerang Selatan, seorang keponakan tega membunuh pamannya.

Tayang:
Editor: Rafiqatul Hinelo
zoom-inlihat foto Bos Warung Madura Dibunuh Keponakan Sendiri, Korban Dibacok, Mayatnya Dibungkus Pakai Sarung
istock
Ilustrasi - Pembunuhan bos warung Madura oleh keponakan sendiri, Pamulang, Tangerang Selatan. 

Keduanya dijerat Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP Jo Pasal 55 KUHP dan atau Pasal 56 KUHP dan atau Pasal 181 KUHP dan atau Pasal 221 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup.

Siasat NA Hasut Keponakan Bunuh Paman Bos Warung Madura, Sakit Hati Tak Boleh Ngutang

Dihasut Teman

Pada Kamis (9/5/2024), pelaku curhat kepada karyawan warung soto berinisial NA (28). Kepada NA, FA mengatakan bahwa dirinya tidak betah bekerja dengan korban.

NA pun menyarankan FA untuk mencari pekerjaan lain. NA juga menghasut FA untuk menghabisi nyawa korban.

"Pada saat curhat tersebut NA menyampaikan secara lisan kepada FA, 'jika kamu merasa tidak senang dengan perlakuan kakak sepupu kamu, kamu cari kerjaan di tempat lain saja dan terhadap kakak sepupumu kamu bacok saja dan itu ada golok di warung penjual kelapa'," ujar Titus.

NA menghasut FA untuk membunuh AH karena sakit hati tidak diperbolehkan berutang rokok di warung korban.

Bahkan setelah melakukan pembunuhan, FA meminta NA atau Naedi membantunya mengangkat karung berisi mayat tersebut.

Keduanya tampak santai menggotong karung berisi jasad korban meski saat itu sejumlah pengendara motor lalu lalang melintas di depan mereka.

Bahkan, seorang pengendara motor sempat berhenti di depan warung milik korban untuk membeli sesuatu.

Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Titus Yudho Ully mengungkapkan, Naedi membeli karung yang digunakan untuk menyimpan jasad korban.

Naedi juga berperan membersihkan ceceran darah AH.

"Pada saat kejadian, dia ngawasin sekitar. Habis itu, setelah kejadian, dia ikut serta ngebersihin bekas-bekas darah dan bantu beli karung. Terus bantu ngangkat jenazah ke karung untuk dibuang," ungkap dia.

Selain itu, Naedi juga menghasut Faizal untuk membunuh korban karena merasa sakit hati atas perlakuan AH.

"Kemudian dia juga yang kayak memberikan saran 'sudah habisin', gitu," ujar Titus.

 

Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com dengan judul Kronologi Keponakan Bunuh Bos Warung Madura di Pamulang hingga Buang Jasad Pakai Sarung.
Penulis: Thalia Amanda Putri | Editor: Weni Wahyuny

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved