Viral Lokal
Trio Barbie Waria Viral karena Goyang Vulgar Diperiksa Polres Gorontalo
Trio Barbie kini menjalani pemeriksaan di Satreskim Polres Gorontalo. Ketiga waria (wanita berpenampilan pria) itu dipanggil Penyidik Satreskim.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Trio-Barbie-menjalani-pemeriksaan-di-Satreskrim-Polres-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Trio Barbie kini menjalani pemeriksaan di Satreskim Polres Gorontalo.
Ketiga waria (wanita berpenampilan pria) itu dipanggil Penyidik Satreskrim.
"Ketiganya kita panggil dan telah dilakukan pemeriksaan," ujar penyidik kepada TribunGorontalo.com, Selasa (14/5/2024).
Menurut pengakuan penyidik, ketiganya kooperatif memenuhi panggilan dan mengakui perbuatan.
Selain Trio Barbie, polisi juga meminta keterangan pengupload video, pemilik hajatan, termasuk kakek hadir di hajatan.
"Kami sudah layangkan panggilan, dalam waktu dekat akan dilakukan pemeriksaan lagi," tutur sang penyidik.
Adapun kelanjutan kasus ini disebut akan ditempuh melalui jalan damai.
"Itu hanya pembicaraan di luar. Yang jelas kalau mau dihentikan, silahkan menyurat," pungkasnya.
Sebelumnya aksi biduan bergoyang vulgar dilaporkan ke Polres Gorontalo. Laporan ini dilayangkan pasca video aksi tersebut viral di media sosial (medsos).
Laporan itu dilayangkan oleh Romi Hilala anggota Persatuan Seniman Komedi Indonesia (PaSKI) Gorontalo, Sabtu (27/4/2024) malam.
Pria akrab disapa 'Karo Porogege' itu melayangkan laporannya ke Sentra Pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) Polres Gorontalo
Romi memang orang yang getol mengunggah kritikannya atas video aksi dari biduan tersebut. Ia menilai apa yang dipertontonkan tidak lagi sangat melanggar.
Tak hanya Roni, bahkan kritikan pedas juga dilayangkan oleh ratusan netizen pada setiap postingan video tersebut yang kini viral.
Mereka menilai aksi yang dipertontonkan itu merusak nilai-nilai moral dan kesusilaan.
"Iya benar, tadi saya mendampingi Ketua PaSki membuat laporan ke Polres Gorontalo," ujar anggota PaSki Gorontalo Zainudin Hadjarati, saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com.
Zainudin menyebut dasar dari laporan adalah perbuatan yang meresahkan masyarakat.
"Video itu juga sudah mengarah ke aksi pornografi," tandasnya.
Saat ini TribunGorontalo.com, tengah mengkonfirmasi laporan tersebut ke Polres Gorontalo.
Sebelumnya telah viral sebuah video yang menampilkan dua biduan tengah bernyanyi dengan goyangan yang sangat vulgar.
Video di sebuah pesta pernikahan di Gorontalo ini viral di media sosial hingga memicu kemarahan netizen.
Dalam potongan video yang beredar di grup Facebook lokal Gorontalo, kedua biduan tersebut terlihat menyanyi.
Namun, keduanya sambil melakukan gerakan goyang yang dianggap sangat tidak pantas.
Bahkan, salah satu dari mereka terlihat mengangkangi seorang pria yang duduk di tempat itu.
Padahal, saat itu penonton tidak hanya orang dewasa namun juga ada anak-anak.
Video tersebut diduga diambil di sebuah rumah warga saat malam hari yang digunakan sebagai tempat perayaan pernikahan.
Awalnya, video itu diunggah dan dianggap sebagai hiburan semata. Tetapi para penonton rupanya tidak setuju.
Video itupun diunggah ulang oleh netizen lainnya dan mengecam tindakan dua biduan tersebut.
Netizen Gorontalo mengkritik bahwa perilaku mereka tidak pantas dilakukan di acara resmi seperti pesta pernikahan, apalagi di hadapan anak-anak yang ikut menyaksikan.
Reaksi dari netizen pun tidak terelakkan. Banyak yang mengecam tindakan kedua biduan tersebut.
Netizen menyatakan bahwa mereka telah melanggar norma-norma sosial dan mengabaikan rasa hormat terhadap acara yang sedang berlangsung.
Beberapa netizen juga menyerukan tindakan tegas terhadap pelaku agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
Ikuti Saluran WhatsApp TribunGorontalo untuk informasi dan berita menarik lainnya
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.