Jumat, 6 Maret 2026

Pemkab Gorontalo

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo Serahkan Bantuan Perahu hingga Ratusan Alat Pancing untuk Nelayan

Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo, menyerahkan bantuan secara simbolis kepada nelayan pada Selasa (14/5/2024).

Tayang:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo Serahkan Bantuan Perahu hingga Ratusan Alat Pancing untuk Nelayan
Dok Humas Pemkab Gorontalo
Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo menyerahkan bantuan kepada para nelayan pada Selasa (14/5/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo, menyerahkan bantuan secara simbolis kepada nelayan pada Selasa (14/5/2024).

Bantuan sebesar Rp 4,4 miliar itu bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) 2024 Dinas Perikanan Kabupaten Gorontalo.

Didampingi Kadis Perikanan Kabupaten Gorontalo, Gusti Tomayahu, bantuan diberikan bupati Nelson untuk nelayan di Desa Lamu, Kecamatan Batudaa Pantai.

Nelayan mendapat bantuan berasal dari Kecamatan Batudaa Pantai, Biluhu, dan Kecamatan Bilato.

Bantuan tersebut berupa 17 unit perahu, 11 unit mesin tempel, 160 alat pancing Tuna dan 567 alat pancing Cumi.

"Tujuan dari penyaluran bantuan ini tidak lain adalah meningkatkan produktivitas jumlah tangkapan nelayan," ujar Nelson.

Bupati Gorontalo dua periode itu menyebut bantuan untuk Dinas Kelautan selalu masuk dalam prioritas.

Pasalnya, ia menilai potensi besar dari sumber daya pesisir di kawasan Teluk Tomini. Meski begitu, Bupati Nelson tak hanya fokus pada penyaluran bantuan alat tangkap saja.

"Olehnya saya juga minta pak kadis agar kiranya mengevaluasi semua bantuan kepada para nelayan, yang sebelumnya sudah kita salurkan," tuturnya.

Evaluasi itu bertujuan supaya alat atau mesin bantuan ketika rusak langsung diperbaiki.

"Daripada kita adakan ulang, yang justru biayanya jauh lebih mahal," tukas Nelson.

Nelson juga meminta Dinas Perikanan mempersiapkan pasar bagi para nelayan.

"Untuk meningkatkan nilai tambah, kita juga harus memikirkan masalah pasar. Apakah hasil tangkapan hanya kita jual mentah, atau kita olah lebih dulu agar harganya lebih tinggi," jelas Nelson. (Adv)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved