Berita Viral
Asri Damuna 'Om Albert' Viral Ajak YouTuber Korea ke Hotel Kini Laporkan Akun Medsos Penyebar Video
Asri Damuna kini melaporkan penyebar video viral dirinya mengajak YouTuber Korea Selatan mampir ke hotel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/JIAH-mengungkap-sebuah-fakta-mencengangkan-dirinya-saat-bersama-pria-botak-asal-Kolaka.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Asri Damuna kini melaporkan penyebar video viral dirinya mengajak YouTuber Korea Selatan mampir ke hotel.
Pria yang mengaku bernama Albert di YouTube Jiah itu mengklaim pemilik akun media sosial itu menggunakan data pribadi seseorang tanpa izin. Juga penghinaan melalui media sosial.
Menurut Direktur reserse kriminal khusus (Dir reskrimsus) Polda Sultra, Kombes Bambang Wijanarko, pihaknya belum memeriksa saksi karena pengaduan Asri dibuat pada 8 Mei 2024.
Sementara tanggal 9-10 Mei cuti bersama sehingga kantor polisi tidak membuka pelayanan.
"Dengan terlapor salah satu akun medsos Facebook. Laporannya pada tanggal 8 Mei 2024," ungkap Bambang dikutip dari Kompas.com.
"Kemudian lanjut Sabtu dan Minggu. Sehingga kami baru bisa mulai penyelidikan mengundang saksi-saksi untuk klarifikasi mulai hari Senin ini," kata Bambang.
Ditanya nama akun Facebook yang dilaporkan mantan kepala Bandara Kolaka, Bambang belum memberikan tanggapan.
Sebelumnya, Asri mengaku citra dirinya di mata keluarga dan masyarakat sudah negatif pasca-viralnya video bersama dengan Jiah.
“Dengan ada potongan video itu, dinilai keluarga dan keluarga istri saya sudah negatif. Makannya saya laporkan ini ke Polda,” katanya.
Asri mengungkapkan pihak yang menyebarkan video tersebut adalah akun bodong dan sudah berhasil diketahui sosok pemiliknya.
Sementara terkait identitas pribadi dirinya yang tersebar di media sosial, Asri menduga sosok yang menyebarkannya adalah rekan kerjanya.
“Nanti pada saat hari Senin, akan dikembangkan penyelidikannya, siapa yang memberikan keterangan pribadi saya. Itu tidak jauh-jauh, pasti dari rekan kerja saya,” katanya.
Dia juga menduga pihak yang menyerang dia lewat video tersebut adalah orang iri yang mengincar jabatannya.
Asri berdalih video yang viral tersebut sudah diedit.
“Pada intinya ini video-video yang beredar ini sudah diedit banyak, sudah terputus-putus,” katanya dalam program Apa Kabar Indonesia Siang yang ditayangkan di YouTube tvOne yang dikutip Sabtu (11/5/2024).