Berita Viral
Handphone Dijual Orang Tua, Bocah 12 Tahun Ini Alami Depresi, Ngamuk hingga Kabur dari Rumah
Seorang bocah berusia 12 tahun mengalami depresi akibat ulah orang tuanya. Bocah bernama Arya itu mendekati Orang dalam Gangguan Jiwa (ODGJ).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Sosok-Arya-bocah-asal-Cirebon-yang-depresi-karena-handphone-miliknya-dijual-sang-ibu.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Seorang bocah berusia 12 tahun mengalami depresi akibat ulah orang tuanya.
Bocah bernama Arya itu mendekati Orang dalam Gangguan Jiwa (ODGJ).
Rupanya semua berawal ketika ibu kandung Arya menjual handphone.
Kisah yang dibagikan akun YouTube Pratiwi Noviyanthi ini sempat viral dan diunggah berkali-kali di media sosial.
Kronologi
Tetangga Arya menceritakan jika bocah itu mengalami depresi setelah handphone yang ia beli dari hasil menabung dijual ibunya
Padahal uang itu didapat dari hasil menabung.
“Jadi anak ini kan suka kenclengan, jadi bawa kotak amal. Anaknya gemi suka nabung, dia suka beli handphone sendiri beli sepeda sendiri. Ada satu ketika pada saat orangtuanya nggak punya, ada barang-barang yang ia beli dijual. Karena itu dia langsung drop langsung kena,” papar salah satu tetangga Arya.
Mendengar jawaban itu, Teh Novi pun kaget.
“Pihak keluarga cuma mau teteh aja, soalnya anaknya ngamuk terus. Di rumah sakit jiwa itu diagnosanya ada nggak ada. Di rumah sakit cuma dikasih obat pusing doang. Jadi keluarga minta saya buat hubungin teh Novi untuk dibawa berobat saja,” ucap salah satu tetangga.
Warga juga menceritakan jika Arya pernah kabur ke luar kota.
Teh Novi pun diantar warga menuju ke rumah Arya.
Saat sampai di rumah Arya, ia pun masih bisa menjawab saat ditanya siapa namanya.
Namun Arya tampak gemetar seperti ketakutan.
Bahkan ia terus memeluk orang lain saat melihat banyak warga yang begerombol di depan rumah.
Dari keterangan keluarga, Arya sudah pernah diajak berobat ke rumah sakit.
Namun kondisinya masih seperti ini.
“Awal mulanya ngamuk teh, saya akuin, emang ekonomi lagi turun yah, dia punya HP teh. Karena saya punya anak 3, Arya yang pertama,” papar ibu Arya.
“Karena saya butuh, saya jual teh. Ijin sama anaknya, iya ga papa, tapi pas dijual ngamuk,” tuturnya.
Arya sendiri dikenal pendiam dan suka menyendiri saat di sekolah.
Lama-lama Arya ngamuk dan suka merusak barang.
Namun Arya tak mengatakan apa keinginannya.
Bahkan ia pun sempat kabur hingga ke Kuningan.
Tak hanya itu, ada juga rekaman Arya ngamuk sampai berteriak ingin mati.
Sebelum menjadi seperti ini, Arya adalah sosok yang nurut dan rajin.
Ia juga rajin salat dan sering mengaji.
Kini Arya pun ikut dengan Novi untuk menjalani pengobatan.
Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Arya Bocah 12 Tahun Depresi Setelah Handphone yang Dibeli Sendiri Hasil Menabung Dijual Orangtua
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.