Selasa, 10 Maret 2026

Berita Viral

Viral Gamers Rela Makan Sayur Tiap Hari demi Kirim Uang ke Pacar, Akhiri Hidup usai Dikhianati

Seorang gamers Fat Cat bernama Sha Mao nekat mengakhiri hidupnya. Saudara perempuannya membagikan kisah Fat Cat hingga beredar viral di media sosial

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Viral Gamers Rela Makan Sayur Tiap Hari demi Kirim Uang ke Pacar, Akhiri Hidup usai Dikhianati
Kolase Twitter
Sha Mao atau Fat Cat nekat mengakhiri hidup setelah dikhianati pacarnya. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Seorang gamers Fat Cat bernama Sha Mao nekat mengakhiri hidupnya.

Saudara perempuannya membagikan kisah Fat Cat hingga beredar viral di media sosial.

Fat Cat merupakan pemuda berusia 21 tahun.

Ia rela hidup hemat dengan memakan sayuran setiap hari demi mengumpulkan uang untuk pacarnya.

Wanita itu adalah Tan Zhu. Sosok yang dikenalinya lewat game pada dua tahun sebelumnya.

Selama menjalin hubungan spesial itu, Fat Cat kerap mengirimkan uang senilai 510 ribu yuan atau sekitar Rp 1,134 miliar kepada Tan Zhu.

Uang sebanyak itu digunakan Tan untuk menyewa kamar hingga membuka toko bunga.

Karena Tan Zhu tak ingin menjalani hubungan jarak jauh, Fat Cat rela pindah dari Hunan ke Chongqing.

Nekat akhiri hidup gegara dikhianati pacar

GM8i37hbc-AEz-Ewy

(FOTO: X/PolyGamix)

Dia memilih naik kereta murah hingga kamarnya di Chongqing sangat kecil dan sederhana.

Setiap hari, Fat Cat memesan makanan murah, dengan harga sekitar 10 yuan (sekitar Rp 22 ribu).

Sayang, semua pengorbanan Fat Cat berakhir dengan pengkhianatan.

Berniat menikahi sang kekasih di bulan Mei, cintanya justru harus berakhir.

Tan Zhu bersikap dingin hingga mengaku kalau menyukai wanita.

Berusaha kuat cintanya kandas, nyatanya Fat Cat semakin terpuruk.

Ia pun memutuskan untuk bunuh diri dengan melompat dari jembatan.

Satu jam sebelum bunuh diri, Fat Cat memesan 760 bunga yang melambangkan 760 hari mereka bersama.

Fat Cat juga siap mentransfer 66.666 yuan (sekitar Rp 148 juta) yang merupakan sisa tabungannya.

Pemuda asal Tiongkok ini kemudian melompat dari jembatan di atas Sungai Yangtze Di Chongqing, Provinsi Sichuan, pada pagi hari tanggal 11 April.

Mayatnya sendiri baru ditemukan pada 23 April 2024.

Pacar Fat Cat, Tan Zhu, mengaku bahwa dia meminta uang kepada Fat Cat hanya untuk menguji apakah dia benar-benar mencintainya.

Tan Zhu mengklaim bahwa setelah kejadian itu dia mentransfer 137.000 yuan (sekitar Rp 304 juta) kembali ke orangtua Fat Cat.

Itu adalah uang yang dia pakai untuk membuka toko dan uang yang ditransfer kepadanya sebelum dia meninggal.

Dia berharap orang tua Fat Cat setuju untuk menandatangani perjanjian dengannya di kantor polisi.

Namun permintaan maaf Tan Zhu membuat netizen semakin marah.

Netizen beranggapan kalau Tan Zhu tak benar-benar meminta maaf lantaran ekspresi dan kata-katanya tampak tidak tulus.

"Maafkan aku, Kucing Gemuk. Aku tidak menghargaimu. Sekarang aku hanya ingin menebusnya. Bisakah kamu kembali? Aku benar-benar minta maaf karena telah mengecewakanmu," ujar Tan Zhu meyakinkan kalau ia benar-benar menyesal atas kematian Fat Cat.

Tan Zhu juga mengaku kalau putus dengan Fat Cat untuk menguji apakah dia masih mencintainya.

Namun dia tidak menyangka kalau Fat Cat akan memilih mengakhiri hidupnya sendiri seperti itu.

 

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Pilu Kisah Fat Cat Gamers yang Hidup Hemat Demi Transfer Uang Miliaran ke Pacar, Malah Dikhianati

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved