Berita Viral

2 Warga Sipil Ditembak TNI AL, 1 Tewas dengan Luka di Kepala

Dalam konferensi pers, Minggu (5/5/2024), Komandan Lantamal VI, Brigjen TNI Mar Andi Rahmat, mengungkapkan satu orang mengalami luka di bagian dada

Editor: Fadri Kidjab
istockphoto
Ilustrasi - Anggota TNI AL menembak dua warga sipil. Satu korban tewas tertembak di kepala 

TRIBUNGORONTALO.COM – Dua warga sipil ditembak anggota TNI Angkatan Laut (AL).

Kejadian di Kota Makassar ini melibatkan Koptu SB.

Koptu SB diduga sengaja menembak warga berinisial FR dan FL.

Dalam konferensi pers, Minggu (5/5/2024), Komandan Lantamal VI, Brigjen TNI Mar Andi Rahmat, mengatakan satu warga mengalami luka di bagian dada.

Sementara satu lainnya meninggal dunia dengan luka tembak di kepala.

"Sebanyak satu butir dan diduga mengenai korban atas nama FL pada bagian dada sebelah kanan. Dan saat ini sedang dirawat di RS Wahidin untuk dilakukan perawatan lebih lanjut," ujarnya.

"Korban atas nama FR mendapat luka serius di kepala hingga meninggal dunia setelah dilakukan perawatan ke RS Bhayangkara."

Dari penjelasan terduga pelaku, anggota TNI tersebut melakukan penembakan dengan senapan angin untuk melerai warga yang terlibat pertikaian.

Dalam kesempatan itu, ia pun mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya korban FR.

"Saya selaku komandan Lantamal 6 menyampaikan turut berdukacita atas adanya korban jiwa dan akan terus memberikan perhatian kepada korban yang masih dirawat," ujarnya.

Lebih lanjut ia memastikan pihaknya akan memproses secara hukum terduga pelaku sesuatu ketentuan berlaku.

"Selain itu, terhadap terduga pelaku akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum berlaku," tegasnya, dikutip dari Kompas.com.

Saudara korban buka suara

FR alias Rais (19) tewas ditembak oknum TNI AL.

Rahmat (40), kakak FR, membantah jika terjadi tawuran antar warga sebelum adiknya tertembak di kepala.

Dia mengatakan, insiden penembakan itu bermula ketika ada dua pencuri ponsel masuk di kampungnya di Paccelang Jalan Galangan Kapal, Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, Makassar, pada Minggu (5/5/2024) dini hari.

Setelah dikejar, terduga pencuri itu lari ke Jalan Butta-Butta Caddi, Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, dengan melintasi Jalan Tol Ir Sutami.

Dua pencuri diburu, ada yang masuk tol ada yang lewat samping tembok tol. Awalnya itu karena ada pencuri terus dikejar dan lari ke sebelah (Jalan Butta-Butta Caddi) tapi saya tidak menyebrang di (jalan) tol cuma di sini saja," kata Rahmat, saat ditemui di Jalan Galangan Kapal, Selasa (7/6/2024).

Pantauan di lokasi, Jalan Tol Ir Sutami menjadi pembatas antara warga Jalan Butta-Butta Caddi, lokasi tempat tinggal Koptu SB dan warga Jalan Galangan Kapal, tempat tinggal kedua korban FR alis Rais dan Alli.

Jaraknya hanya sekitar 50 meter.

Kedua wilayah itu juga dibatasi dengan tembok pagar beton yang tingginya sekitar 1 meter.

Lokasi Koptu SB menembak juga telah dipasangi garis polisi militer TNI AL.

"Tidak ada tawuran, kalau masalah melempar duluan saya tidak tahu, tapi saya melihat ada yang melempar batu dari sebelah tapi tidak dibalas lemparannya.

"Jadi, lemparan batu dulu beberapa kali baru tembakan," tutur dia.

"Mungkin pencurinya berteriak sehingga warga di sana keluar dikira diserang, saya khawatirkan yang pencuri itu provokatori warga di sebelah.

Ia mengatakan, yang terkena tembakan lebih dulu adalah Alli karena dia yang mengejar terduga pelaku hingga masuk ke jalan tol.

"Alli pertama ditembak karena masuk ke tol kejar pencuri.

Mungkin sekitar 1 jam kemudian baru adikku (Rais) lagi tembak," ujar dia.

Usai terluka terkena tertembakan, Alli kemudian pulang.

Tetangganya yang mendengar Alli tertembak pun geger, karena penasaran sehingga mereka mencari penembak Alli dengan mengintip ditembok pembatas tol.

Namun, saat korban mengintip, korban bawa senter untuk lihat siapa yang menembak, ternyata pas mengintip di tembok pembatas tol, langsung ditembak dan terkapar di lokasi dengan luka di kepala.

 

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved