Universitas Negeri Gorontalo
Mahasiswa UNG Rancang Kreasi Baru Kemasan Ilabulo, Oleh-oleh Khas Gorontalo
Salsabillah Said, mahasiswa jurusan Pariwisata, UNG merancang kemasan baru ilabulo, oleh-oleh khas Gorontalo.
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Rafiqatul Hinelo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Rektorat-Universitas-Negeri-Gorontalo-UNG.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) membuat kreasi baru kemasan ilabulo, oleh-oleh khas Gorontalo.
Salsabillah Said, mahasiswa jurusan Pariwisata, UNG merancang kemasan baru ilabulo, oleh-oleh khas Gorontalo.
Ia menulis karya ini dalam skripsinya, berjudul Kemasan Ilabulo Sebagai Oleh-Oleh Khas Gorontalo.
Umumnya, ilabulo di Gorontalo dikemas dengan daun pisang.
Ketika ada yang membeli, ilabulo tersebut dibungkus menggunakan tas kresek.
Bagi Salsabillah, cara mengemas seperti itu, kurang menarik.
Sehingga, ia terpanggil untuk merancang kemasan ilabulo yang lebih menarik wisatawan versi dia.
Salsabillah memilih kemasan besek sebagai penggantinya.
Baginya, kemasan besek membuat ilabulo nampak lebih menarik dan memiliki nilai cost yang tinggi.
Kemasan besek juga menurutnya tidak mengurangi nuansa tradisional dari ilabulo, sebagai oleh-oleh khas Gorontalo.
Kemasan besek ini kemudian di dalamnya dialasi daun pisang dan di atasnya dilapisi dengan plastik agar aroma dari Ilabulo tidak keluar.
Salsabillah mengatakan, kemasan besek ini berasal dari daerah Jawa. Ia memilihnya sebagai alternatif karena lebih murah dan ramah lingkungan.
"Kemasan besek merupakan kerajinan tangan yang berasal dari daerah Jawa. Kemasan besek ini juga sering dijadikan kemasan dari sebuah produk karena harganya yang murah dan ramah lingkungan," ujarnya dalam skripsinya.
Besek yang digunakan berbentuk kotak dengan ukuran 15×15 sentimeter.
Agar lebih menarik lagi, penutup besek ditempel stiker yang didalamnya tertulis merek, bahan baku, cara mengolah kembali dan tanggal kadaluarsa.
| Mahasiswa UNG Berjualan Takjil di Kota Gorontalo, Cari Sumber Dana Kegiatan |
|
|---|
| UNG Kembangkan Riset Kulit Jeruk Nipis, Buka Peluang Produk Herbal dan Nutraseutikal |
|
|---|
| Optimistis 2026 Jadi Momentum Emas, UNG Satukan Visi Tingkatkan Prestasi Mahasiswa |
|
|---|
| FK UNG Resmi Buka Prodi Anestesiologi, Rektor: Fokus Hasilkan Dokter Spesialis Kompeten |
|
|---|
| Wamen Diktisaintek Stella Christie Dorong Peneliti UNG Go Global, Soroti Tantangan dan Peluang Riset |
|
|---|