Berita Viral
Kapal Sea Safari Terbakar di Labuan Bajo NTT, Pipa Bahan Bakar Diduga Bocor
Kapal wisata terbakar di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis (2/5/2024).Saat kejadian kapal tersebut melintas di perairan Pulau Penga
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kapal-wisata-terbakar-di-perairan-Labuan-Bajo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Kapal wisata terbakar di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis (2/5/2024).
Saat kejadian, kapal bernama Sea Safari itu melintas di perairan Pulau Penga Labuan Bajo sekira pukul 08.30 Wita.
Menurut Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto, saat ini pihaknya bersama Tim SAR gabungan sedang melakukan evakuasi di lokasi kejadian. Ia akan menyampaikan keterangan lebih lanjut setelah evakuasi.
"Sekarang lagi fokus penanganan dan evakuasi, safety first," kata Stephanus.
Penyebab kebakaran
Stephanus mengatakan pihaknya belum mengetahui penyebab pasti kebakaran.
Dugaan sementara penyebab kebakaran karena kebocoran pada pipa bahan bakar.
Pantauan POS-KUPANG.COM di Pelabuhan Marina Labuan Bajo, para korban dievakuasi dari lokasi kejadian menggunakan kapal RIB Basarnas, juga speed milik Polairud. Dua mobil ambulance juga disiagakan untuk mengevakuasi korban luka ke rumah sakit.
Sumber api disebut berasal dari kamar mesin.
"Kemungkinan hubungan arus pendek di kamar mesin," jelas Stephanus, Kamis 2 Mei 2024.
Ia mengatakan begitu mendapat informasi pihaknya bersama tim emergency pelabuhan yang terdiri dari Polair, Basarnas, Kantor Kesehatan Pelabuhan, dan Lanal Labuan Bajo langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi.
"Saat ini semua awak dan penumpang sudah dievakuasi ke Labuan Bajo, korban luka sudah dibawa ke rumah sakit. Kapal yg terbakar masih diawasi dan diamankan RBB KSOP agar tidak mengganggu alur pelayaran," ujarnya.
Stephanus memastikan kapal tersebut mengantongi surat persetujuan berlayar (SPB) atau clarence out sebelum berlayar. "Surat-surat lengkap," tandasnya.
Sementara itu, Kasat Polairud Polres Manggarai Barat AKP I Wayan Merta mengatakan, dugaan penyebab kebakaran kapal masih dalam penyelidikan.
"Kami masih lakukan penyelidikan, yang terpenting semua penumpang dan wisatawan dalam keadaan selamat, hanya 1 orang yang mengalami luka bakar sedang ditangani di rumah sakit," ujarnya.
Kapal wisata itu sebelumnya berangkat dari Labuan Bajo pada Rabu 1 Mei 2024, untuk melakukan trip ke sejumlah spot wisata.
Pada trip hari kedua, Kamis 2 Mei 2024, kapal tersebut terbakar di sekitar perairan Pulau Penga. Saat kejadian kapal kayu itu membawa 33 orang penumpang, namun hanya 26 orang yang terdata dalam manifest. 16 di antaranya merupakan turis asing dari berbagai negara.
Data terbaru empat orang mengalami luka-luka dan sesak nafas akibat insiden ini yakni korban atas nama, Rizazal (laki-laki) ABK Kapal mengalami luka bakar di kaki. Bambang (laki-laki) ABK kapal mengalami luka ringan dan sesak nafas. Karolina Yasinta Jemilang (perempuan), alami sesak nafas. Dedi (laki-laki) ABK kapal sesak nafas.
Berdasarkan data manifest yang diterima Pos Kupang, Kapal Sea Safari membawa turis Jepang 3 orang, China 4, Inggris 2, Vietnam 2, Amerika 2, Malaysia 1, Prancis 1, dan Peru 1 orang. Sementara 10 orang lainnya merupakan warga negara Indonesia, terdiri dari ABK, dan pemandu wisata.
Semua turis itu dilaporkan selamat, sementara 1 anak buah kapal (ABK) mengalami luka bakar. "Korban luka bakar sudah dievakuasi ke rumah sakit," jelas Kasat Satpolairud Polres Manggarai Barat, AKP I Wayan Merta, Kamis 2 Mei 2024.
Artikel ini telah tayang di Pos-Kupang.com dengan judul BREAKING NEWS: Kapal Wisata di Labuan Bajo Terbakar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.