Jalan Ringroad Gorontalo
Masyarakat Dilarang Masuk ke Terowongan Jalan Gorontalo Outer Ringroad, Ini Alasannya
Pertengahan 2024, pekerjaan segmen itu disebut akan terhubung hingga Bandara Djalaluddin Gorontalo.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Terowongan-Jalan-GORR-di-Kabupaten-Gorontalo.jpg)
"Tetap akan dirampungkan dalam waktu 2-3 tahun ke depan," timpalnya.
Kabupaten Gorontalo dalam peta zonasi wilayah, terbagi dalam lima poros kawasan.
Kawasan tersebut memiliki fungsi ideal dalam rangka menunjang percepatan pembangunan daerah.
Berikut ini lima poros kawasan dalam peta zonasi wilayah di Kabupaten Gorontalo.
- Telaga Cs (Pusat perdagangan, pemukiman dan ekonomi kreatif).
- Limboto Cs (Madinatul ilm / pusat pendidikan, pemerintah, budaya dan kesehatan)
- Batudaa Cs (Pusat Peternakan dan perikanan)
- Isimu Cs (Pusat perhubungan, industri dan perhubungan)
- Boliyohuto Cs (Pusat pertanian dan agro industri).
Kelima poros itu kata Cokro, telah diproyeksikan sejak tahun 2016.
Namun seiring perkembangan waktu, terjadi beberapa perubahan mendasar. Sehingga pola pengembangan poros juga Ikut berubah.
"Batudaa sudah ketambahan sebagai pusat wisata, dan sebagian wilayah Limboto dan Telaga menjadi pusat pergudangan," tandasnya.
Anggaran Pembangunan Jalan Ringroad Gorontalo Segmen 3 Rp 740 Miliar, Terkendala Pembebasan Lahan
Jalan Ringroad Gorontalo atau Gorontalo Outer Ring Road (GORR) segmen tiga diproyeksikan akan menelan anggaran Rp 740 Miliar
"Kalau dilihat dari konstruksi yang ada, kegiatan segmen tiga ini akan membutuhkan dana sebesar Rp 730-740 miliar," ungkap Kepala Satker Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Gorontalo Ringgo Radetyo, Rabu (24/4/2024).
Jalan Gorontalo yang membentang dari Bandara Djalaluddin ke Pelabuhan Gorontalo itu diketahui tebagi dalam tiga segmen kegiatan.
Segmen satu dan dua dihitung dari Bandara Djalaluddin hingga ke Jalan Huduio, Desa Popodu, Kecamatan Bulango Timur, Kabupaten Gorontalo.
Untuk kegiatan segmen tiga, dilanjutkan hingga ke Pelabuhan Gorontalo Kelurahan Talumolo, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo.
"Berdasarkan desain, jaraknya kurang lebih sekitar 15-16 kilometer," imbuhnya.
Lebih lanjut Ringgo menjelaskan, saat ini pihaknya telah melakukan semua persiapan sesuai tugas dan fungsi BPJN.