Kasus Pelecehan Gorontalo
Aktivis Perempuan Gorontalo Bongkar Akar Masalah Kasus Pelecehan Bisa Merajalela
Sosok aktivis bernama Dela Rahmat itu mengatakan tempat-tempat yang disangka aman kini menimbulkan kekhawatiran
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Dela-Rahmat-Aktivis-Perempuan-menanggapi-maraknya-kasus-pelecehan.jpg)
Menurutnya kasus-kasus kekerasan seksual tidak hanya berdampak pada korban, tetapi juga pada keluarga, komunitas, dan masyarakat secara keseluruhan.
Menurutnya sangat penting untuk memastikan tidak ada lagi kasus kekerasan seksual melalui tindakan pencegahan dan respons yang efektif.
Baca juga: Wanita Korban Pelecehan Sempat Ingin Akhiri Hidup usai Dianiaya Oknum Dosen Gorontalo
Selain itu, Dela mengajak masyarakat memahami akar masalah pelecehan seksual dan mengambil langkah-langkah proaktif.
Misalnya kekerasan dan pelecehan seksual yang disebabkan oleh faktor adanya budaya patriarki, kurangnya pendidikan seks yang tepat, ketidaksetaraan gender, dan kurangnya kesadaran tentang hak dan batasan tubuh adalah beberapa faktor yang sering berkontribusi pada kekerasan seksual juga.
"Sehingga perlu adanya pemahaman secara mendalam antara setiap individu di masyarakat terkait dengan faktor-faktor tersebut yang menjadi pendidikan dasar agar terhindar dari kebiasaan negatif dalam mengubah pola pikir dan perilaku seseorang yang sering menyebabkan kekerasan seksual," tandasnya.
(TribunGorontalo.com/Arianto)