Universitas Negeri Gorontalo
Unggul di Kancah Internasional, 5 Prodi Universitas Negeri Gorontalo Raih Akreditasi FIBAA Full
Kelima prodi yang membanggakan ini berasal dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) yaitu Pendidikan Biologi, Pendidikan Kimia, Pend
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Rektorat-Universitas-Negeri-Gorontalo-UNG.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Sebanyak 5 Program Studi (Prodi) di Universitas Negeri Gorontalo (UNG) telah meraih akreditas Internasional FIBAA.
Akreditasi ini merupakan pengakuan internasional terhadap kualitas pendidikan tinggi UNG yang setara dengan standar global.
Kelima prodi yang membanggakan ini berasal dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) yaitu Pendidikan Biologi, Pendidikan Kimia, Pendidikan Fisika, dan Fisika Murni.
Tak ketinggalan, Fakultas Sastra Budaya (FSB) juga turut menyumbang kebanggaan dengan prodi Pendidikan Bahasa Inggris.
Baca juga: Begal Kejam di Bone Bolango, Pemotor Dipukul dan Diinjak, Polisi Buru Pelaku
Masa berlaku akreditasi ini terhitung mulai dari 22 Maret 2023 hingga 21 Maret 2028.
Rektor UNG, Eduart Wolok, menyambut gembira pencapaian ini.
Menurutnya, akreditasi internasional ini menjadi bukti nyata komitmen UNG dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
"Status full accredited yang diperoleh lima prodi di UNG sangat menggembirakan di tengah proses transformasi UNG menjadi PTN-BH," ujar Eduart, Kamis (25/4/2024).
Lebih lanjut, Eduart mengungkapkan bahwa akreditasi ini membuka peluang bagi UNG untuk membuka kelas internasional di prodi-prodi tersebut.
Baca juga: BPJS Kesehatan Rekonsiliasi Iuran Wajib Peserta Pekerja Penerima Upah Pemda se-Provinsi Gorontalo
"Ini tidak hanya menandai adanya pengakuan secara internasional tetapi juga membuka peluang dibukanya kelas internasional di prodi-prodi tersebut," lanjutnya.
Pencapaian ini menjadi motivasi bagi UNG untuk terus mendorong prodi-prodi lainnya agar segera melakukan akreditasi internasional.
"Ke depan kami akan terus mendorong prodi-prodi lainnya untuk melakukan akreditasi internasional," tutup Eduart. (*)