Tribun Ngopi
Nelson Pomalingo Cerita Suka Duka jadi Bupati Gorontalo di TribunPodcast Ngopi
Dalam podcast tersebut, Nelson berbagi cerita tentang pengalamannya memimpin Kabupaten Gorontalo, penuh dengan tantangan dan sukacita.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2142024_Nelson-Pomalingo-_TribunPodcast-NGOPI001.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Nelson Pomalingo, M.Pd., Bupati Gorontalo dua periode, hadir dalam Live TribunPodcast Ngopi pada hari ini Senin (22/4/2024).
Dalam podcast tersebut, Nelson berbagi cerita tentang pengalamannya memimpin Kabupaten Gorontalo, penuh dengan tantangan dan sukacita.
Nelson, yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Negeri Gorontalo (2002-2010) dan Rektor Universitas Muhammadiyah Gorontalo (2012-2016), mengungkapkan perbedaan mendasar antara memimpin dunia pendidikan dan di dunia politik.
"Menjadi Rektor, saya hanya bisa berpikir sendiri dan terbatas dalam ruang lingkup kampus. Tapi, sebagai Bupati, apa yang kita pikirkan harus segera dilaksanakan," jelas Nelson dengan penuh semangat saat berbincang dengan Manager Content TribunGorontalo.com, Aldi Ponge.
Meskipun penuh dengan tantangan, Nelson menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengabdi sebagai Bupati Gorontalo.
Ia mengakui bahwa pekerjaannya tidak mengenal waktu, dari pagi hingga malam, demi melayani masyarakat.
"Tugas Bupati adalah melayani rakyat. Saya rela mengorbankan waktu bersama keluarga demi menjalankan amanah ini," tuturnya dengan penuh pengabdian.
Nelson menegaskan bahwa seorang pemimpin, dalam hal ini Bupati, bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani rakyat.
Ia pun termotivasi untuk terjun ke dunia politik karena kagum terhadap tugas-tugas seorang pemimpin daerah.
"Pengalaman saya di dunia kampus, di mana saya sering melakukan kajian dan penelitian, mendorong saya untuk terjun ke politik. Dengan begitu, saya bisa mewujudkan apa yang selama ini saya pelajari dan teliti," papar Nelson. (Magang/Shaf)