Erupsi Gunung Ruang
Bandara Sam Ratulangi Manado Ditutup Sementara, Dampak Erupsi Gunung Ruang Sulawesi Utara
Dilansir dari TribunManado.co.id, abu vulkanik yang menutupi langit Manado membuat otoritas Bandara Samrat memutuskan semua penerbangan ditunda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Bandara-Internasional-Sam-Ratulangi-Manado-asgasg.jpg)
Notam menegaskan, Bandara Sam Ratulangi Manado tutup sementara hingga pukul 16.00 Wita (jam 4 sore).
"Setelah dilakukan koordinasi dengan Otban, arlines dan lainnya, kami meminta penutupan sementara karena kondisi abu vulkanik yang sangat tebal di udara," kata GM PT Angkasa Pura I Bandara Samrat Manado, Maya Damayanti, siang ini.
Pgs Kepala Otban VIII Manado, Andi Ranreng mengungkapkan, Notam dikeluarkan menyusul kondisi cuaca.
"Saat ini tidak memungkinkan ada penerbangan dari dan ke Manado karena letusan Gunung Ruang," ujar Andi.
Dikatakan, berdasar hasil rangkaian tes kualitas udara dan visibilitas, tidak boleh ada penerbangan.
"Tadi dilakukan paper test, abu vulkanik sangat tinggi," ujar Andi.
Akibat penutupan Bandara, sedikitnya 15 penerbangan terjadwal batal. Terincikan, sebanyak 8 penerbangan berangkan dan 7 penerbangan tiba.
"Untuk penanganan penumpang, diserahkan ke maskapai masing-masing," ujar Maya Damayanti yang didampingi Stakeholder Relation, Yanti Pramono.
(Tribunmanado.co.id/ndo)
Artikel ini telah tayang di TribunManado.co.id dengan judul BREAKING NEWS : Erupsi Gunung Ruang, Bandara Sam Ratulangi Manado Sulawesi Utara Tutup Sementara