Ketupat Gorontalo 2024
Warga Mananggu Gorontalo Sajikan 1.000-an Ketupat Siap Santap
"Kalau di hitung dari jumlah penduduk yang membuka open house, dipastikan ada sekitar seribu lebih ketupat serta nasi bulu di Desa Buti," ungkap Kepal
Penulis: Nawir Islim | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/1742024_Ketupat-di-Mananggu.jpg)
Balap Karapan Sapi yang selalu dilaksanakan setiap lebaran ketupat di Desa Salilama, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo gagal dilaksanakan.
Hal ini dikarenakan peserta karapan sapi hanya satu orang.
"Saya kemari untuk melihat balap karapan sapi, karena dari dulu selalu di laksanakan tapi kali ini hanya pertandingan bola," ungkap Kelfin Abura warga Mananggui kepada TribunGorontalo.com, Rabu (17/4/2024).
Kelfin mengungkapkan ia kecewa karena gagal melihat karapan sapi. "Saya pastinya sangat kecewa, pasalnya melihat balap sapi sangat seru," tambahnya.
"Tapi walaupun demikian, dengan adanya pertandingan bola ini setidaknya dapat mengurangi rasa kecewa," lanjutnya.
Diketahui pertandingan bola tersebut adalah tim salilama FC melawan Patilanggio dari Kabupaten Pohuwato.
Sementara itu, masyarakat memadati pertigaan pasar di Desa Tabulo, Kecamatan Mananggu untuk melihat lomba panjat pinang.
Pantauan TribunGorontalo.com, puluhan warga terlihat berkerumun hingga menutupi jalan. Selain panjat pinang, masyarakat juga mengadakan lomba balap karung di jalanan.
Adapula tanggapan dari Andin Patilanggio mengenai lomba tersebut.
"Sangat jarang melihat perlombaan panjat pinang, apalagi yang mengikuti lomba yakni orang yang kita kenal, jadi menambah keseruannya," ungkapnya.
Andin menambahkan, setiap tahunnya Desa Tabulo selalu melakukan perlombaan seperti ini.
"Semua desa di Kecamatan Mananggu selalu membuat lomba seperti ini setiap tahunnya khusus di Desa Tabulo yakni di adakan lomba panjat pinang," tambahnya. (*)