Ketupat Gorontalo 2024
Polres Gorontalo Rakor Pengamanan Hari Ketupat, 3 Jalan Ini Jadi Fokus Operasi
Polres Gorontalo menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama jajaran di Mapolres Gorontalo, Senin (15/4/2024).
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Tugu-ketupat-menjadi-kawasan-pagelaran-Hari-Ketupat-Gorontalo-2024.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Polres Gorontalo menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama jajaran di Mapolres Gorontalo, Senin (15/4/2024).
Rakor secara keseluruhan membahas pengamanan Hari Ketupat di Kabupaten Gorontalo yang dimulai pada Rabu, 17 April mendatang.
Saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com, Kasi Polres Gorontalo AKP Gunawan, menjelaskan persiapan itu dilakukan seperti halnya pada tahun-tahun sebelumnya.
Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Gorontalo hingga Polsek jajaran turut terlibat.
"Mulai dari Kapolsek Limboto, Limboto Barat, Tibawa dan Kapolsek Bongomeme," jelas AKP Gunawan.
Empat wilayah hukum itu, lanjut Gunawan, masuk dalam area rawan kemacetan jelang perayaan lebaran ketupat.
Setidaknya ada tiga jalan yang menjadi fokus operasi pengamanan Polres Gorontalo, yakni Jalan Gorontalo Outer Ring (GORR), Jalan Achmad A. Wahab, dan Jalan Trans Sulawesi.
Tugu Ketupat di Desa Yosonegoro, Kecamatan Limboto Barat menjadi center dari sejumlah jalan-jalan yang menjadi fokus pengamanan.
"Saat ini belum ada finalisasi akhir dari rakor," tutup Gunawan.
Baca juga: BREAKING NEWS: Kasus Penggelapan Zakat Fitrah Dilaporkan ke Polres Boalemo Gorontalo
362 Personel Polisi Diterjunkan saat Lebaran Ketupat Gorontalo
Tradisi Lebaran Ketupat di Gorontalo, yang selalu ramai dikunjungi masyarakat, akan kembali digelar pada tanggal 7 Syawal atau hari ke-7 Idul Fitri.
Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung dan memastikan kelancaran acara, Polda Gorontalo bersama Polres Gorontalo akan menurunkan 362 personel untuk melakukan pengamanan.
Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Desmont Harjendro menjelaskan bahwa kepadatan kendaraan diprediksi akan meningkat pada Lebaran Ketupat tahun ini.
"Karena itu, kami telah mempersiapkan beberapa strategi pengamanan melalui Rapat Koordinasi dengan instansi terkait," ujarnya.
Desmont menambahkan, seperti tahun-tahun sebelumnya, kepadatan kendaraan diprediksi akan terjadi pada pagi, siang, dan malam hari.
Pihak Kepolisian bersama Instansi terkait akan melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan.
Namun, Desmont menghimbau masyarakat untuk tidak memarkir kendaraan di bahu jalan atau badan jalan.
"Kami mohon kepada masyarakat untuk tidak memarkir kendaraan baik roda dua maupun roda empat di bahu jalan ataupun di badan jalan. Parkirlah di halaman rumah atau cari lokasi parkir yang tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas," terangnya.
Berikut beberapa informasi penting terkait arus lalu lintas selama Lebaran Ketupat:
Arus Menuju Kampung Jawa
Dari arah Kota Limboto, melewati Jalan Ahmad A. Wahab, belok kiri di traffic light Gamma Taruna, melalui Jalan Reformasi, belok kiri di traffic light Patung Berdoa, menuju Kampung Jawa melalui Jalan Trans Sulawesi, dan belok kiri di Bundaran Tugu Ketupat menuju Bundaran Patung Habibie.
Arus Balik
Kendaraan roda dua, roda tiga, dan roda empat dari Kampung Jawa melewati Jalan Trans Sulawesi menuju Tugu Ketupat.
Arus lalu lintas akan dibagi menjadi dua: Arus kendaraan belok kiri menuju Jalan Daenaa tembus Gorontalo Outer Ring Road (GORR).
Arus kendaraan jalan terus menuju Pone melewati Jalan Samaun Pulubuhu sampai Bundaran Adipura, melewati Menara Limboto, dan menuju Simpang Lima Telaga.
Arus Balik dari Batudaa dan Bongomeme
Kendaraan diarahkan melalui Jalan Batudaa.
Kendaraan dari Bongomeme menuju kota Gorontalo melewati Jalan Batudaa.
Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News
Ikuti saluran Tribun Gorontalo di WhatsApp: KLIK DISINI
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.