Human Interest Story
Cerita Yuningsih Mooduto 6 Tahun Jualan Kue Kering, Pernah Tak Laku karena Masa Pandemi Covid-19
Wanita berusia 47 tahun ini berjualan kue di Jl R Atje Slamet, Kelurahan Leato Selatan, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo.
Penulis: Andika Machmud | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Yuningsih-Mooduto.jpg)
Di tahun lalu, Yuningsih bisa menjual sekitar 100 toples kue keong.
Baca juga: Cerita Adelin Mopangga, Berawal dari Iseng-iseng hingga Konsisten 20 Tahun Jualan Kue Kering
Kue kering yang dijualnya berbagai macam jenis seperti kue coklat krispi, kue kurma, kue selai, hingga kue nastar.
Yuningsih mengaku sebulan sebelum ramadan telah mendapatkan banyak orderan.
"Satu bulan puasa sudah ada orderan, 10 hari menjelang lebaran itu tutup," ungkapnya.
Kini Yuningsih mempekerjakan enam karyawan yang membantunya untuk bekerja.
Selama menjual kue kering pada tahun ini, Yuningsih tidak merasa ada kesulitan berarti.
Meski begitu, ia mendapati ada beberapa orang yang melakukan pembatalan orderan.
Yuningsih berharap usahanya semakin berkembang dan bisa didukung oleh pemerintah setempat.
"Mudah-mudahan semakin sukses dan mungkin bisa dilihat pemerintah agar didukung dengan bantuan kue dan alat-alat pembuatan kue," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News
Ikuti saluran Tribun Gorontalo di WhatsApp: KLIK DISINI