Pemprov Gorontalo
Pemprov Gorontalo Pastikan Bahan Pokok Aman Jelang Lebaran Idulfitri, Stok Melimpah di Gudang
Hal tersebut dikatakan Penjabat Gubernur Gorontalo, Ismail Pakaya usai meninjau beberapa gudang swasta yang menyediakan stok bahan pokok di Kota Goron
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pj-Gubernur-Gorontalo-Ismail-Pakaya-meninjau-stok-bahan-pokok-di-sejumlah-gudang.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo memastikan bahan pokok jelang lebaran Idulfitri 2024 dalam kondisi aman.
Hal tersebut dikatakan Penjabat Gubernur Gorontalo, Ismail Pakaya usai meninjau beberapa gudang swasta yang menyediakan stok bahan pokok di Kota Gorontalo.
Dari hasil peninjauan, terdapat beberapa komoditas bahan pokok yang sudah dipastikan aman untuk stoknya.
Seperti halnya beras. Kata Ismail, saat ini stoknya di Provinsi Gorontalo sudah aman. Bahkan, ketahanannya hingga usai lebaran 2024 mendatang.
Untuk harga beras juga menurut Ismail, sudah menurun. Sebelumnya, menjelang ramadan kemarin sempat mengalami lonjakan.
"Untuk beras saya kira sudah aman dan alhamdulillah harganya sudah mulai menurun," ungkap Ismail usai melakukan peninjauan di Gudang Bulog Kota Gorontalo, Jumat (5/4/2024).
Ismail turut menjelaskan harga beras saat ini yang diperjual belikan di pasaran. Untuk beras premium sudah menurun di harga Rp 15.500.
Sementara harga beras medium dipatok dengan harga Rp 13 - 14 ribu.
"Jadi stoknya aman, mulai dari Bulog dan beberapa mitra Bulog lainnya saya kira cukup untuk melayani masyarakat khususnya menghadapi idul fitri," ucapnya.
Tak hanya beras, bahkan minyak goreng juga dipastikan aman untuk menghadapi idul fitri 1445 H.
Meski di gudang Bulog masih memiliki kekosongan. Namun, di salah satu distributor yang dilakukan kunjungan memiliki stok yang berlimpah.
Untuk stok minyak goreng di salaha satu distributor itu memiliki penyimpanan hingga bulan Mei 2024 mendatang.
Sehingga, masyarakat tak perlu takut lagi untuk kebutuhan minyak goreng di Provinsi Gorontalo.
"Stok minyak kita bisa mencukupi sampai dengan sebulan ke depan. Ini bisa dimanfaatkan masyarakat Gorontalo," tandasnya. (*)